telkomsel halo

ITSEC Asia bukukan lonjakan kinerja 2025

06:58:00 | 03 Apr 2026
ITSEC Asia bukukan lonjakan kinerja 2025
JAKARTA (IndoTelko) - PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) mencatat kinerja keuangan yang signifikan sepanjang 2025, ditandai dengan lonjakan profitabilitas serta ekspansi bisnis berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI). Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri keamanan siber nasional.

Pada tahun buku 2025, Perseroan membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp65,4 miliar, meningkat tajam dibandingkan Rp0,8 miliar pada tahun sebelumnya. Laba usaha juga berbalik positif menjadi Rp92,5 miliar dari sebelumnya rugi, mencerminkan perbaikan kinerja operasional dan efisiensi bisnis.

Dari sisi topline, pendapatan tumbuh 62,1% menjadi Rp527,1 miliar. Sementara itu, laba bruto melonjak 141,6% menjadi Rp284,6 miliar dengan margin meningkat ke level 54%. Struktur keuangan juga semakin solid, terlihat dari perbaikan gearing ratio menjadi 0,20x.

Presiden Direktur sekaligus CEO ITSEC Asia, Patrick Rudolf Dannacher menyebut 2025 sebagai titik balik penting bagi perusahaan. “Kami tidak hanya mencatat profitabilitas, tetapi juga memperkuat fondasi bisnis, memperluas portofolio, dan mempercepat pengembangan kapabilitas berbasis AI untuk melindungi masa depan digital Indonesia,” ujarnya.

Dalam memperkuat strategi, perusahaan mendorong pengembangan ekosistem keamanan siber berbasis AI, termasuk melalui pembentukan PT ITSEC Cyber Academy yang fokus pada pelatihan keamanan siber dan AI untuk sektor pemerintah serta enterprise.

Di lini produk, ITSEC Asia meluncurkan solusi berbasis AI untuk berbagai segmen. Aplikasi keamanan konsumen IntelliBroń Aman yang dikembangkan bersama Infinix berhasil mencatat lebih dari 100 ribu unduhan dalam waktu singkat. Sementara itu, IntelliBroń Orion memperkuat layanan bagi segmen UKM melalui fitur threat intelligence dan respons insiden secara real-time.

Investasi juga terus digencarkan guna menopang pertumbuhan jangka panjang. Sepanjang 2025, belanja modal mencapai Rp27 miliar yang difokuskan pada pengembangan infrastruktur teknologi, aset digital, serta ekspansi operasional. Langkah ini turut mendukung penguatan platform keamanan siber berbasis AI di berbagai lini bisnis.

Di tingkat nasional, ITSEC Asia aktif berkontribusi dalam penguatan ketahanan siber melalui kolaborasi dengan BSSN dan ADIGSI dalam inisiatif Gerakan Keamanan Siber Nasional. Program ini menyasar perlindungan infrastruktur kritis sekaligus peningkatan literasi keamanan digital, termasuk bagi jutaan pelaku UKM di Indonesia.

Layanan Professional Security Services dan Managed Security Services tetap menjadi penopang utama bisnis, dengan basis klien di sektor strategis seperti keuangan, energi, dan telekomunikasi. Ekspansi regional, termasuk operasi di Singapura, juga mulai memberikan kontribusi terhadap kinerja perusahaan.

GCG BUMN
Ke depan, ITSEC Asia menargetkan pertumbuhan berkelanjutan melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor. “Kami optimistis strategi yang dijalankan berada di jalur yang tepat untuk terus menciptakan dampak nyata bagi ekosistem digital Indonesia,” tutup Patrick. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories