JAKARTA (IndoTelko) - PT Pintu Kemana Saja atau PINTU memperkuat ekosistem investasi aset kripto dengan menghadirkan 48 pilihan tokenized asset bagi investor di Indonesia.
Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya minat global terhadap tokenisasi aset yang kini mencatat kapitalisasi pasar mencapai US$32,18 miliar atau sekitar Rp563 triliun.
Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad mengatakan transaksi tokenized asset di platform PINTU terus menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2026.
Menurutnya, jumlah pengguna tokenisasi aset secara kumulatif pada April 2026 meningkat 9,49% dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara rata-rata transaksi per pengguna tumbuh hingga 87,32%.
Beberapa aset tokenisasi yang paling aktif diperdagangkan antara lain iShares Silver Trust, Apple, Palantir Technologies, Tesla, dan Alibaba Group.
“PINTU telah menghadirkan 48 aset tertokenisasi yang mencakup berbagai sektor industri global agar semakin mudah diakses investor kripto Indonesia,” ujarnya.
Deretan aset tersebut mencakup perusahaan teknologi dan AI seperti Apple, Alphabet, Meta, Tesla, NVIDIA, Microsoft, hingga Amazon. Selain itu tersedia pula aset dari sektor keuangan, consumer goods, kesehatan, energi, hingga instrumen investasi seperti ETF dan emas digital.
PINTU menilai tokenisasi aset memungkinkan investor membangun portofolio global yang lebih terdiversifikasi melalui ekosistem kripto dengan akses perdagangan selama 24 jam.
Di sisi lain, perkembangan tokenisasi aset juga mendapat perhatian regulator. Otoritas Jasa Keuangandisebut mendukung perkembangan teknologi blockchain dan kriptografi yang membuka peluang investasi dengan nilai lebih terjangkau.
Meski demikian, PINTU mengingatkan investor tetap perlu memahami karakteristik produk, melakukan riset, serta menerapkan manajemen risiko sebelum berinvestasi di aset tertokenisasi. (mas)