telkomsel halo

Easycash perkuat literasi keuangan lewat MOJANG

05:39:00 | 08 Jul 2026
Easycash perkuat literasi keuangan lewat MOJANG
JAKARTA (IndoTelko) - PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) memperkenalkan dua program literasi keuangan, yakni Modul Bijak Keuangan (MOJANG) dan ChatPindar.com, sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital. Kedua inisiatif tersebut diperkenalkan dalam kegiatan UID Talk x Easycash bertema Adulting 101: How to Spend Smart and Manage Wisely di UID Bali Campus, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali.

Peluncuran kedua program tersebut dilatarbelakangi masih lebarnya kesenjangan antara tingkat inklusi dan literasi keuangan nasional. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS), indeks inklusi keuangan telah mencapai 80,51%, sedangkan literasi keuangan baru berada di level 66,46%.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan akses terhadap layanan keuangan digital perlu diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memahami manfaat, risiko, serta cara memanfaatkan layanan keuangan secara bertanggung jawab.

Easycash memilih Bali sebagai lokasi peluncuran karena provinsi tersebut tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga berkembang menjadi pusat ekonomi kreatif dan kewirausahaan. Data Bali Satu Data menunjukkan sekitar 9,89% penduduk Bali berprofesi sebagai wirausaha, termasuk kalangan muda yang memanfaatkan media sosial, platform perdagangan elektronik, dan berbagai aplikasi digital untuk menjalankan usaha.

Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman, mengatakan peningkatan inklusi keuangan harus diikuti penguatan literasi agar masyarakat memahami hak, kewajiban, manfaat, dan risiko saat menggunakan layanan keuangan digital.

“Meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital merupakan perkembangan yang positif. Namun, akses tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai agar masyarakat mampu mengenali manfaat, risiko, hak, dan kewajibannya sebagai konsumen,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara regulator, industri, organisasi nirlaba, dan institusi pendidikan dalam memperluas edukasi keuangan, khususnya bagi generasi muda, sehingga terhindar dari layanan keuangan ilegal.

Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Mercy Simorangkir, menegaskan bahwa edukasi keuangan sejak dini menjadi bekal penting agar generasi muda mampu mengambil keputusan finansial secara tepat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Menurut Mercy, tujuan kegiatan tersebut bukan mendorong penggunaan produk keuangan tertentu, melainkan memperkenalkan konsep fintech beserta manfaat, risiko, dan waktu yang tepat untuk memanfaatkan layanan tersebut sehingga masyarakat tidak bersikap reaktif terhadap berbagai penawaran produk keuangan.

Komisaris Utama Easycash, Jimmy Muhamad Rifai Gani, mengatakan pihaknya bersama AFTECH dan IARFC Indonesia menghadirkan MOJANG sebagai panduan edukasi finansial yang praktis bagi generasi muda. Sementara ChatPindar dikembangkan bersama AFTECH sebagai platform literasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menyediakan informasi kredibel mengenai layanan pinjaman daring (pindar).

“Harapannya, generasi muda tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini,” kata Jimmy.

President United In Diversity Foundation, Tantowi Yahya, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab tantangan literasi keuangan. Menurutnya, keterampilan mengelola keuangan merupakan bagian dari kecakapan hidup yang perlu dimiliki sejak usia muda.

Selain memperkenalkan MOJANG dan ChatPindar, forum tersebut juga mengingatkan pentingnya menjaga rekam jejak kredit. Jimmy menjelaskan setiap keputusan finansial yang diambil saat ini akan memengaruhi peluang seseorang memperoleh akses pembiayaan pada masa mendatang.

“Menjaga reputasi kredit yang baik sejak dini bukan hanya tentang memenuhi kewajiban pembayaran, tetapi juga membangun fondasi kepercayaan yang akan membuka lebih banyak peluang finansial di masa depan, baik untuk melanjutkan pendidikan, mengembangkan usaha, maupun memenuhi berbagai kebutuhan produktif lainnya,” ujarnya.

GCG BUMN
Melalui program Adulting 101, Easycash bersama UID Foundation, AFTECH, dan OJK Provinsi Bali berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dalam menyebarkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab serta mendorong terciptanya ekosistem keuangan digital yang sehat dan berkelanjutan. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories