telkomsel halo

Amartha rilis koalisi nasional perkuat kesehatan finansial masyarakat

06:02:00 | 10 Jun 2026
Amartha rilis koalisi nasional perkuat kesehatan finansial masyarakat
JAKARTA (IndoTelko) - Amartha Financial bersama sejumlah organisasi nasional dan internasional meluncurkan Indonesian Coalition for Financial Health (ICFH), koalisi lintas sektor yang bertujuan memperkuat kesehatan finansial masyarakat akar rumput sekaligus mendorong pergeseran fokus inklusi keuangan dari sekadar akses menuju peningkatan kesejahteraan.

Koalisi ini dibentuk melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, antara lain Women’s World Banking, Center for Financial Inclusion at Accion, Mastercard Center for Inclusive Growth, CERISE+SPTF, SME Finance Forum, KUMPUL, Beenext, dan Koalisi Ekonomi Membumi. Peluncuran ICFH dilakukan bertepatan dengan penyelenggaraan The 2026 Asia Grassroots Forum di Jakarta.

Inisiatif tersebut juga mendapat dukungan Ratu Máxima dari Belanda dalam kapasitasnya sebagai United Nations Secretary-General’s Special Advocate for Financial Health (UNSGSA). Dukungan tersebut menegaskan pentingnya kesehatan finansial sebagai bagian dari agenda pembangunan ekonomi yang inklusif.

Kepala Sekretariat Indonesian Coalition for Financial Health, Aria Widyanto, mengatakan pendekatan inklusi keuangan perlu berkembang dari sekadar memperluas akses layanan keuangan menjadi upaya membangun kesejahteraan dan ketahanan finansial masyarakat.

Menurutnya, masyarakat akar rumput, termasuk pelaku UMKM perempuan di wilayah perdesaan, membutuhkan dukungan yang tidak hanya berfokus pada akses pembiayaan, tetapi juga peningkatan kapasitas untuk membangun ketahanan ekonomi dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“Melalui ICFH, kami ingin mendorong pemahaman bahwa kesehatan finansial harus menjadi tujuan akhir dari inklusi keuangan, khususnya bagi kelompok masyarakat yang selama ini belum terlayani secara optimal,” ujarnya.

Saat ini, ekosistem Amartha telah menjangkau lebih dari empat juta pelaku usaha perempuan di wilayah perdesaan. Pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat peran perempuan dalam perekonomian keluarga.

Senior Vice President Social Impact APEMEA Mastercard Center for Inclusive Growth, Subhasini Chandran, mengatakan keberhasilan inklusi keuangan tidak lagi cukup diukur dari jumlah masyarakat yang memiliki akses terhadap layanan keuangan.

Menurutnya, tantangan berikutnya adalah memastikan akses tersebut mampu meningkatkan ketahanan ekonomi, memperluas peluang usaha, dan mendorong kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.

Ia menambahkan agenda yang dijalankan ICFH sejalan dengan komitmen Mastercard untuk membantu ratusan juta individu dan pelaku usaha kecil meningkatkan kesehatan finansial mereka.

Sementara itu, Founder dan Chairperson KUMPUL, Faye Wongso, menilai kolaborasi menjadi kunci dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha akar rumput. Menurutnya, kesehatan finansial tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap produk keuangan, tetapi juga kemampuan memahami pasar, mengelola usaha, dan memanfaatkan teknologi.

“Kami melihat ICFH sebagai wadah yang mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai sumber daya, mulai dari pendampingan hingga jejaring kolaborasi yang mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan,” katanya.

Fokus pada riset dan inovasi

Dalam implementasinya, ICFH akan menjalankan tiga fokus utama.

Pertama, mengembangkan riset dan basis data mengenai kesehatan finansial yang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat Indonesia, termasuk perspektif gender dan kebutuhan komunitas akar rumput.

Kedua, membentuk Financial Health Innovation Hub sebagai ruang kolaborasi untuk mengembangkan inovasi keuangan inklusif, seperti alternative credit scoring, open finance, embedded finance, hingga layanan keuangan berbasis komunitas.

Ketiga, membangun platform kolaborasi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan guna menyelaraskan agenda, memperkuat komitmen bersama, serta mendorong implementasi program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Selain itu, koalisi juga akan mengembangkan sejumlah program strategis, antara lain Grassroots Financial Alliance untuk memperluas akses layanan keuangan mikro, Research & Shared Metrics guna mengukur tingkat ketahanan finansial masyarakat, serta Innovation Labs untuk menguji berbagai model solusi yang dapat direplikasi secara lebih luas.

GCG BUMN
Ke depan, ICFH menargetkan terbentuknya ekosistem kesehatan finansial yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi lintas sektor, koalisi ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat akar rumput sekaligus mendorong peran UMKM, khususnya perempuan, sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Indonesia. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories