telkomsel halo

Salah rute ganggu produktivitas rider

06:08:00 | 15 May 2026
Salah rute ganggu produktivitas rider
JAKARTA (IndoTelko) - HERE Technologies mengungkap tingginya ketergantungan pengendara roda dua di Indonesia terhadap sistem navigasi digital untuk menunjang aktivitas harian dan pekerjaan mereka.

Temuan tersebut berasal dari studi “Inside the Two-Wheeler Landscape in APAC: Key Trends and Rider Behaviors” yang dilakukan bersama firma riset independen Point Consulting terhadap lebih dari 2.400 responden di kawasan Asia Pasifik, termasuk 400 responden dari Indonesia.

Hasil survei menunjukkan 96% responden Indonesia menggunakan kendaraan roda dua setiap hari. Tingginya mobilitas membuat aplikasi navigasi menjadi alat penting untuk menghindari kemacetan, memilih jalur yang lebih aman, hingga menjaga ketepatan waktu perjalanan.

Studi itu juga mencatat hampir separuh pengendara di Indonesia mengaku sering atau selalu menggunakan sistem navigasi saat berkendara. Fitur petunjuk arah suara menjadi layanan paling diminati dengan tingkat penggunaan mencapai 67%.

Meski demikian, banyak pengendara masih menghadapi persoalan akurasi navigasi yang berdampak langsung terhadap produktivitas dan pendapatan, terutama bagi pengemudi ojek online dan kurir.

Tiga masalah utama yang paling sering dikeluhkan pengguna meliputi estimasi waktu tempuh yang tidak akurat, keterlambatan akibat panduan rute yang kurang optimal, serta rekomendasi jalan pintas yang dianggap tidak aman.

Selain itu, pengendara juga menginginkan fitur tambahan yang mendukung keamanan dan kenyamanan berkendara. Sebanyak 56% responden menilai fitur peringatan pencurian penting, sementara 53% lainnya menginginkan statistik performa kendaraan dalam sistem navigasi.

Bagi pekerja sektor pengantaran dan transportasi online, kesalahan navigasi dinilai dapat langsung memengaruhi penghasilan karena berdampak pada keterlambatan pengiriman dan berkurangnya jumlah order.

Survei menunjukkan kebutuhan terbesar pengendara adalah rekomendasi rute yang lebih aman, sistem pengalihan rute secara instan, serta kemampuan navigasi untuk mengatur beberapa tujuan sekaligus.

General Manager Asia Tenggara dan India HERE Technologies, Abhijit Sengupta, mengatakan sistem navigasi kini tidak lagi sekadar alat penunjuk arah, tetapi sudah menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas dan operasional harian pengendara di Indonesia.

Menurutnya, akurasi, pembaruan kondisi lalu lintas secara real-time, serta rekomendasi jalur yang aman menjadi faktor utama yang menentukan kepercayaan pengguna terhadap layanan navigasi digital.

GCG BUMN
Secara keseluruhan, studi tersebut menunjukkan pengendara roda dua di Indonesia lebih memprioritaskan sistem navigasi yang stabil, aman, dan dapat diprediksi dibanding sekadar menawarkan eksplorasi rute alternatif. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories