telkomsel halo

Komdigi gelar Bali Tech Week 2026, hadirkan 13 agenda teknologi

05:37:00 | 20 Okt 2026
Komdigi gelar Bali Tech Week 2026, hadirkan 13 agenda teknologi
JAKARTA (IndoTelko) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membuka Bali Tech Week (BTW) 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali, Senin (19/10/2026). Berlangsung hingga 23 Oktober, acara ini menghimpun 13 agenda teknologi untuk memperkuat kolaborasi industri, membuka peluang investasi, dan memperluas manfaat ekonomi digital.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan tantangan Indonesia bukan lagi sekadar membangun pasar digital, melainkan mengubah besarnya potensi tersebut menjadi produktivitas, inovasi, dan kemampuan teknologi nasional. Untuk itu, Komdigi mengusung tiga pilar transformasi digital: Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga.

“Tugas utama kita tidak lagi hanya membangun konektivitas Indonesia, tetapi juga memastikan konektivitas itu diterjemahkan menjadi pertumbuhan, baik ekonomi, masyarakatnya, maupun perbaikan layanan publik,” ujar Meutya.

Pada aspek konektivitas, Meutya menyampaikan bahwa sekitar 235 juta penduduk Indonesia telah menggunakan internet pada 2026, dengan penetrasi 81,72%. Jaringan 4G juga telah menjangkau 98,96% populasi. Namun, pemerataan tetap menjadi pekerjaan rumah, terutama agar masyarakat di wilayah Indonesia timur memperoleh akses berkualitas.

Konektivitas, menurutnya, perlu memberikan manfaat nyata, mulai dari membantu usaha kecil menjangkau pasar baru hingga memperluas akses pendidikan dan layanan publik.

Dari sisi ekonomi, laporan e-Conomy SEA 2025 memperkirakan nilai transaksi bruto atau gross merchandise value (GMV) ekonomi digital Indonesia mencapai US$99 miliar pada 2025, tumbuh 14% dibandingkan tahun sebelumnya.

Komdigi turut mendorong penguatan ekosistem startup melalui Garuda Spark. Meutya menyebut 178 program dalam ekosistem tersebut telah menjangkau lebih dari 15.700 talenta digital, membina 80 startup, dan melibatkan 80 mitra. Investasi langsung yang tercatat mencapai lebih dari Rp429,5 miliar.

Pemerintah berharap kolaborasi antara talenta, perguruan tinggi, industri, investor, dan pasar dapat membantu inovator lokal mengembangkan produk serta memperluas jangkauan bisnis. Pemanfaatan teknologi juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi layanan publik melalui pertukaran dan pemadanan data antarlembaga.

Sementara itu, pilar Terjaga berfokus pada keamanan layanan digital, perlindungan masyarakat, dan kepastian regulasi. Agenda yang disoroti mencakup implementasi PP Tunas untuk perlindungan anak, penanganan konten berbahaya, literasi digital, perlindungan data pribadi, serta tata kelola kecerdasan artifisial (AI).

“Ketiga prioritas tersebut saling memperkuat. Infrastruktur yang andal memungkinkan inovasi. Talenta yang berkualitas mengubah teknologi menjadi kegiatan produktif. Tata kelola yang bertanggung jawab memberikan keyakinan kepada masyarakat dan dunia usaha untuk berpartisipasi,” kata Meutya.

13 Agenda Teknologi Selama Lima Hari

Hari pertama BTW 2026 mengusung tema “Connect the Nation”, dengan fokus pada konektivitas dan infrastruktur digital sebagai fondasi pemerataan transformasi teknologi.

Agenda pembukaan juga menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia. Ia menyoroti keterkaitan teknologi digital dengan pembangunan industri dan transisi energi.

“Hilirisasi energi bisa kita lakukan secara maksimal kalau disertai teknologi yang baik dan industrialisasi yang andal, kompetitif, dan efisien,” ujar Bahlil.

Rangkaian kegiatan mencakup diskusi mengenai posisi Asia Tenggara dalam teknologi global, jaringan generasi berikutnya, penguatan infrastruktur digital nasional, pengumuman solusi AI Telkomsel, Tokocrypto Digital Summit, Tea Talks, serta dialog menteri dengan perempuan pemimpin ekosistem digital.

Sejumlah pejabat dan pelaku industri turut menghadiri kegiatan ini, antara lain Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Utama Telkom Indonesia Nanang Hendarno, Direktur Utama Telkomsel Nugroho, dan CEO GoTo Hans Patuwo.

GCG BUMN
Melalui Bali Tech Week 2026, Komdigi mendorong industri, investor, startup, dan perguruan tinggi untuk mengembangkan solusi berdasarkan kebutuhan masyarakat, memperkuat talenta lokal, serta membangun layanan digital yang aman dan tepercaya. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories