telkomsel halo

Indosat gandeng F5, perluas akses AI untuk bisnis di Asia

07:33:00 | 10 Okt 2026
Indosat gandeng F5, perluas akses AI untuk bisnis di Asia
JAKARTA (IndoTelko) - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menggandeng perusahaan teknologi F5 untuk meluncurkan Indosat Intelligence Suite, platform yang dirancang mempermudah perusahaan mengakses, mengelola, dan memperluas penggunaan kecerdasan buatan (AI) melalui satu sistem terintegrasi.

Platform tersebut menggabungkan lebih dari 300 model AI terbuka (open) dan tertutup (closed) dalam satu antarmuka. Solusi ini ditujukan untuk membantu perusahaan memilih model sesuai kebutuhan, mengendalikan biaya penggunaan, serta menjaga keamanan dan tata kelola ketika AI diterapkan dalam operasional bisnis.

Peluncuran ini berlangsung di tengah meningkatnya adopsi AI di Asia Tenggara. Studi 2026 yang melibatkan McKinsey, Singapore Economic Development Board, dan Tech in Asia menunjukkan 81% perusahaan di enam pasar Asia Tenggara telah bergerak dari tahap eksperimen menuju uji coba atau perluasan penerapan AI.

Seiring meningkatnya penggunaan teknologi tersebut, perusahaan menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan performa, biaya, latensi, keamanan, dan kepatuhan. Kondisi ini menjadi semakin penting bagi industri yang memiliki persyaratan ketat terkait perlindungan serta lokasi penyimpanan data.

Indosat Intelligence Suite dikembangkan di atas ekosistem AI terintegrasi Indosat di Indonesia, yang mencakup energi, pusat data, komputasi, konektivitas, dan model AI. Melalui kolaborasi dengan F5, fondasi tersebut diperluas menjadi platform yang menghubungkan infrastruktur dan model AI dengan kebutuhan bisnis di kawasan.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan, perusahaan kini membutuhkan lebih dari sekadar akses terhadap model AI untuk membawa teknologi tersebut ke aktivitas operasional sehari-hari.

“Dengan full-stack AI sebagai fondasi, Indosat Intelligence Suite akan menjadi intelligence factory, atau pabrik kecerdasan, bagi perusahaan, membantu mereka memilih AI yang tepat sesuai kebutuhan dan memperluas skalanya secara aman di seluruh kawasan,” ujarnya.

Salah satu kemampuan utama platform ini adalah mengarahkan permintaan ke model AI yang dinilai sesuai berdasarkan biaya, kualitas, dan latensi. Pengguna dapat mengakses model lokal, model yang dihosting Indosat, termasuk Sahabat-AI, serta berbagai model global melalui satu katalog.

Platform tersebut juga menawarkan sistem kredit terpadu untuk membantu perusahaan mengalokasikan penggunaan AI ke berbagai model, aplikasi, dan tim. Mekanisme ini ditujukan untuk memberikan visibilitas lebih baik terhadap konsumsi dan pengeluaran.

Dari sisi infrastruktur, teknologi F5 mendukung pengamanan dan pengelolaan beban kerja AI. F5 BIG-IP Next for Kubernetes digunakan untuk mendukung isolasi antarpelanggan dan perlindungan kontainer, sedangkan mekanisme load balancing yang memperhitungkan GPU dirancang untuk mengoptimalkan latensi dan throughput.

CEO F5 François Locoh-Donou mengatakan kolaborasi tersebut menghadirkan lapisan terintegrasi antara aplikasi perusahaan dan infrastruktur AI yang mendasarinya.

Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat mengakses, mengarahkan, mengukur, dan mengelola penggunaan berbagai model tanpa harus membangun serta mengoperasikan seluruh infrastruktur secara mandiri.

Indosat Intelligence Suite menawarkan tiga skema layanan, yakni Pay as You Go, Unified Enterprise Credit, dan Dedicated Capacity. Pilihan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan beragam pengguna, mulai dari pengembang dan bisnis yang sedang berkembang hingga perusahaan besar, instansi pemerintah, serta organisasi di sektor teregulasi.

Pada tahap awal, platform ini ditargetkan menjangkau 50 bisnis dan organisasi. Indosat juga menyediakan akses awal dengan harga promosi yang berlaku sepanjang tahun peluncuran.

Untuk organisasi yang memiliki persyaratan khusus terkait lokasi pemrosesan data, Sahabat-AI dan model yang dihosting Indosat dapat digunakan untuk memproses beban kerja di negara tempat organisasi beroperasi. Kebijakan tertentu juga dapat mengatur permintaan mana yang diperbolehkan diarahkan ke model global.

Setiap permintaan dapat melalui proses autentikasi, pengukuran, dan pencatatan yang dapat diaudit. Platform ini turut mengintegrasikan kapabilitas F5 AI Security untuk membantu melindungi sistem dari ancaman terhadap aplikasi berbasis model bahasa besar (LLM), kebocoran data, dan risiko keamanan AI lainnya.

GCG BUMN
Melalui Intelligence Suite, Indosat memperluas strategi AI dari pembangunan infrastruktur menuju penyediaan akses dan pengelolaan AI bagi bisnis. Kolaborasi dengan F5 diharapkan membantu perusahaan memanfaatkan teknologi tersebut dengan pengendalian biaya, keamanan, dan tata kelola yang lebih terintegrasi. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories