Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
telkomsel halo

Praktisi logistik dunia berkumpul di Limitless 2022 inisiasi Shipsy

07:00:00 | 05 Apr 2022
Praktisi logistik dunia berkumpul di Limitless 2022 inisiasi Shipsy
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) -- Perusahaan penyedia solusi manajemen logistik berbasis Software-as-a-service (SaaS) Shipsy akan menyelenggarakan mega event virtual pertama Logistics Tech Summit- LIMITLESS 2022 dengan mengusung tema The Next Wave of Commerce pada Rabu, 6 April 2022 mendatang.

Sederet narasumber dari praktisi industri berbagai perusahaan besar akan menyampaikan paparannya di LIMITLESS 2022 seperti Steve Stanton, Chief Business Officer Parcels & Express dari Emirates Post, lalu Apoorva Kumar, Senior Vice President  untuk Layanan Logistik dari Jumia Group, Sourabh Pandey, CXO  dari Meesho, Bhavik Jhaveri, Direktur Senior & Kepala Produk SCM (Outbound) dari Myntra.

Selain itu ada juga Abhishek Chakraborty, Direktur Eksekutif  DTDC Express Limited, Vikas Sharma, Senior Vice President untuk Zepto, Iyad Kamal, mantan Chief Operating Officer Aramex dan Penasihat untuk Shipsy serta CEO Shipsy Soham Chokshi dan COO Shipsy Dhruv Agrawal.

LIMITLESS 2022 adalah pertemuan besar bagi pemain logistik global, supply chain, ritel, dan profesional industri perdagangan. Konferensi ini akan menggali lebih dalam lagi peluang tidak terbatas dalam industri logistik. Dirancang untuk membangun komunitas pemimpin industri dan pakar untuk memungkinkan berbagi pengetahuan secara terbuka, tren utama, dan praktik terbaik yang mendorong pengambilan keputusan dan kinerja bisnis yang dipercepat dalam ekosistem logistik yang berkembang pesat.

Para narasumber akan berbagi wawasan tentang bagaimana pemain ritel dan penyedia layanan logistik memanfaatkan teknologi untuk tetap berada di depan tren pengiriman yang muncul dan dinamika pasar lainnya. Diskusi akan berkisar pada bagaimana pelanggan ingin pelaku bisnis memastikan kepuasan instan dengan SLA pengiriman yang lebih cepat, visibilitas paket yang lebih baik, dan komunikasi secara real-time, dan bagaimana organisasi bisnis membayangkan kembali rencana dan eksekusi mereka dalam operasional logistik sehingga bisa memenuhi ekspektasi tersebut. 

LIMITLESS 2022 akan memiliki sesi yang berfokus pada topik menarik dan trending seperti 'Transformasi dalam Logistik untuk Mengatasi Permintaan Global yang Tumbuh, dan Last Mile Playbook: Lessons from Delivering to a Billion. Perusahaan-perusahaan global akan mendapatkan wawasan penting tentang bagaimana perusahaan di India menangani seluk-beluk ekosistem logistik beraneka ragam yang luas dalam skala besar.

Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Disrupsi terus-menerus pada segmen pengiriman telah mendorong banyak tren baru dalam ekspektasi pelanggan. Tren ini juga memengaruhi ekosistem pengiriman jarak jauh yang mengkatalisasi perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Oleh karena itu banyak merek dan perusahaan berinvestasi dalam otomatisasi dan solusi pengiriman cerdas yang berkelanjutan, tangguh, dan sangat efisien.

Pada LIMITLESS 2022, pakar industri juga akan membahas bagaimana teknologi terbaru, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), machine learning (ML), Internet of Things (IoT), Blockchain, dan lainnya dapat memberdayakan bisnis untuk mendapatkan keunggulan kompetitif di pasar, mengurangi ketergantungan manual, mengoptimalkan biaya, dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Bakti
“Pengiriman bahan makanan 10 menit mendorong gelombang perubahan di seluruh harapan pelanggan, yang tidak lagi terbatas pada bahan makanan, makanan, ritel, atau B2B. SLA pengiriman lebih cepat, visibilitas pelanggan yang lebih baik ke dalam perjalanan pesanan, dan komunikasi secara real-time melampaui agenda bisnis sebelumnya. Untuk memenuhi tuntutan ini, para pemangku kepentingan industri harus mengambil peran yang tidak terbatas,” kata Soham Chokshi, CEO & Co-founder, Shipsy. (syr)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year