telkomsel halo

Cisco perkuat infrastruktur AI di Eropa

07:11:00 | 16 Feb 2026
Cisco perkuat infrastruktur AI di Eropa
JAKARTA (IndoTelko) Cisco memperkenalkan rangkaian inovasi terbaru untuk memperkuat fondasi infrastruktur di era kecerdasan buatan (AI). Pengumuman tersebut disampaikan dalam ajang Cisco Live Conference di Amsterdam yang dihadiri lebih dari 21 ribu profesional TI dari berbagai negara.

Langkah ini difokuskan untuk mendukung pengembangan agentic AI yang aman dan tepercaya, sekaligus mengintegrasikan kemampuan jaringan, keamanan, observability, serta kedaulatan digital dalam satu platform terpadu.

Presiden dan Chief Product Officer Cisco, Jeetu Patel, menegaskan bahwa percepatan inovasi AI menuntut kesiapan infrastruktur yang mampu menjaga keamanan sekaligus fleksibilitas pengembangan. Cisco, lanjutnya, menghadirkan pembaruan pada sisi silicon, sistem, AgenticOps, keamanan, hingga observability untuk mendorong penciptaan nilai di berbagai lingkungan, mulai dari pusat data hingga ruang kerja digital.

Dalam ajang Cisco Live EMEA tersebut, perusahaan memperkenalkan Silicon One G300 yang dirancang untuk memperluas klaster AI melalui Intelligent Collective Networking. Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan utilisasi jaringan hingga 33% serta mempercepat penyelesaian beban kerja sampai 28% dibandingkan trafik yang belum dioptimalkan.

Cisco juga merilis sistem N9100 dan 8000 berbasis G300 untuk mendukung pembangunan jaringan AI bagi hyperscaler, neocloud, penyedia layanan, hingga enterprise dan implementasi private sovereign. Untuk manajemen operasional, Cisco menghadirkan Nexus One sebagai panel terpadu yang menyederhanakan pengelolaan pusat data baik on-premise maupun cloud. Secara keseluruhan, inovasi tersebut diarahkan untuk menciptakan pusat data yang lebih efisien dengan kompleksitas lebih rendah.

Di sisi operasional TI, Cisco memperluas kapabilitas AgenticOps ke seluruh portofolionya. Pendekatan ini mengandalkan visibilitas sistem menyeluruh berbasis telemetry lintas domain, termasuk dari lini networking, Security Cloud Control, Nexus One, serta Splunk. Integrasi ini memungkinkan otomatisasi dan penyederhanaan pengelolaan jaringan, keamanan, dan observability di era AI.

Pada aspek keamanan, solusi AI Defense diperbarui dengan kemampuan tata kelola rantai pasokan AI dan perlindungan runtime untuk penggunaan tools agentic. Pembaruan ini ditujukan untuk meminimalkan risiko penyusupan maupun manipulasi sistem. Selain itu, fitur berbasis AI pada Secure Access Service Edge (SASE) kini dilengkapi intent-aware inspection yang menganalisis konteks interaksi agentic AI guna mendeteksi potensi ancaman secara lebih presisi.

Tak hanya teknologi, Cisco juga memperkuat dukungan layanan melalui Cisco Customer Experience (CX) bagi organisasi dengan kebutuhan kedaulatan digital, termasuk skema air-gapped, on-premise, dan hybrid.

GCG BUMN
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Cisco meluncurkan Cisco Critical National Services Centers (CNSCs) di Inggris, Prancis, dan Spanyol. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung organisasi dengan persyaratan keamanan dan regulasi yang ketat melalui kontrol operasional khusus dan personel berizin resmi. Dengan tambahan pusat baru yang tengah dikembangkan di Italia, Cisco kini mengoperasikan empat CNSC di Eropa, melanjutkan pengalaman lebih dari 15 tahun sebelumnya di Jerman. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories