JAKARTA (IndoTelko) - Cloudera berkolaborasi dengan NVIDIA untuk menghadirkan akselerasi GPU native bagi Apache Spark 4.1 melalui Cloudera Data Engineering. Integrasi ini dirancang untuk membantu perusahaan mempercepat pemrosesan data, menekan biaya komputasi cloud, serta menyiapkan data yang lebih cepat untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI).
Melalui dukungan library NVIDIA CUDA-X™ cuDF, plug-in NVIDIA cuDF untuk Apache Spark memungkinkan organisasi meningkatkan kinerja workload Spark tanpa perlu melakukan perubahan kode PySpark maupun SQL yang sudah digunakan.
Cloudera menyebut kemampuan baru tersebut menjadi solusi atas tantangan perusahaan dalam mengembangkan aplikasi analitik dan AI. Saat ini, banyak organisasi menghadapi kendala berupa waktu pemrosesan data yang panjang dan meningkatnya biaya infrastruktur cloud ketika menjalankan workload berskala besar.
Dengan integrasi akselerasi GPU ke dalam Cloudera Data Engineering, perusahaan dapat mempercepat pipeline data menggunakan aplikasi yang telah tersedia tanpa mengubah alur kerja operasional.
Chief Product Officer Cloudera, Leo Brunnick, mengatakan hambatan utama implementasi AI di banyak organisasi bukan hanya terkait model, tetapi juga kemampuan mengolah data mentah menjadi informasi yang siap digunakan.
“Dengan mempercepat Spark di dalam Cloudera Data Engineering, pelanggan dapat beralih dari proses penyiapan data menuju analitik dan AI dengan lebih cepat, sambil tetap menjaga keamanan, tata kelola, dan konsistensi operasional,” ujar Leo.
Cloudera menyatakan penggunaan teknologi GPU NVIDIA dapat memberikan peningkatan performa hingga empat kali lipat dibandingkan infrastruktur berbasis CPU tradisional untuk workload Spark tertentu.
Kolaborasi ini menghadirkan sejumlah kemampuan utama, termasuk akselerasi GPU tanpa perubahan kode untuk Apache Spark 4.1, proses ETL dan persiapan data yang lebih cepat, pengurangan biaya infrastruktur melalui waktu komputasi yang lebih singkat, serta implementasi yang telah terintegrasi tanpa konfigurasi driver secara manual.
Selain meningkatkan performa, solusi ini juga mempertahankan kebutuhan keamanan dan tata kelola tingkat enterprise melalui Cloudera Unified Data Fabric. Kemampuan tersebut dapat diterapkan secara konsisten di berbagai lingkungan, mulai dari public cloud, private cloud, sovereign cloud, hingga infrastruktur on-premises.
Vice President Strategic Enterprise Partnerships NVIDIA, Pat Lee, mengatakan integrasi infrastruktur NVIDIA AI dan library CUDA-X ke Cloudera Data Engineering memungkinkan perusahaan mempercepat penerapan AI tanpa perlu mengubah kode yang telah berjalan.
“Perusahaan dapat mengurangi biaya dan mempercepat pipeline Apache Spark tanpa perlu mengubah satu baris pun kode PySpark atau SQL, sehingga data bisnis dapat menjadi fondasi bagi pengembangan AI,” ujar Pat.
Berdasarkan survei The Great Re-Architecture Survey dari Cloudera, sebanyak 84% responden menyebut workload AI telah meningkatkan biaya infrastruktur. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan terhadap teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi pemrosesan data sekaligus mengoptimalkan pengeluaran teknologi.
Kemampuan akselerasi GPU untuk Apache Spark akan tersedia melalui Cloudera Anywhere Cloud™, yang memungkinkan organisasi menjalankan workload data dan AI secara fleksibel di berbagai lingkungan teknologi.
Melalui kerja sama dengan NVIDIA, Cloudera memperkuat upaya membantu perusahaan membangun fondasi data yang lebih cepat, efisien, dan siap mendukung perkembangan aplikasi AI generasi berikutnya. (mas)