telkomsel halo

NVIDIA dan UPH dorong mahasiswa kembangkan inovasi AI berbasis RTX

07:07:00 | 16 Okt 2026
NVIDIA dan UPH dorong mahasiswa kembangkan inovasi AI berbasis RTX
JAKARTA (IndoTelko) - NVIDIA bersama Universitas Pelita Harapan (UPH) Karawaci dan sejumlah mitra perangkat komputer menggelar RTX AI PC Day untuk mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di lingkungan pendidikan tinggi. Kegiatan yang berlangsung di Tangerang pada 15 Oktober 2026 tersebut bertujuan membekali mahasiswa agar mampu mengembangkan gagasan menjadi riset, aplikasi, dan solusi teknologi.

Dalam kegiatan ini, NVIDIA menggandeng mitra desktop dan laptop, termasuk Acer, ASUS, Axioo, Colorful, Gainward, GIGABYTE, HP, INNO3D, Lenovo, MSI, Palit, dan ZOTAC GAMING.

Melalui dukungan GeForce RTX 50 Series Laptop GPUs, mahasiswa diperkenalkan pada kemampuan komputasi AI untuk menjalankan perangkat lunak sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), mengembangkan model AI, mengolah data, membuat konten, serta membangun aplikasi.

GeForce RTX menggunakan Tensor Cores untuk mempercepat berbagai beban kerja AI. Menurut NVIDIA, ekosistem RTX AI PC mendukung lebih dari 1.000 aplikasi dan game berbasis AI, mulai dari produktivitas, desain tiga dimensi (3D), produksi video, siaran langsung, hingga pengembangan AI generatif dan gaming.

Pemrosesan AI secara lokal juga memungkinkan sebagian pekerjaan dijalankan langsung di perangkat pengguna. Pendekatan ini dapat membantu meningkatkan responsivitas sekaligus mengurangi kebutuhan mengirim data ke layanan eksternal, bergantung pada aplikasi dan konfigurasi yang digunakan.

GeForce Campus Leaders Dukung Mahasiswa Berinovasi

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, NVIDIA memperkenalkan program GeForce Campus Leaders di UPH. Program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa terpilih untuk mengembangkan proyek yang memanfaatkan akselerasi AI dan komputasi GPU dalam menjawab berbagai persoalan, termasuk di bidang kesehatan, ilmu komputer, pertanian, dan pengembangan produk digital.

NVIDIA bekerja sama dengan Acer untuk mendukung pelaksanaan program di UPH. Mahasiswa terpilih memperoleh satu unit laptop Acer yang menggunakan NVIDIA GeForce RTX 50 Series Laptop GPU guna menunjang pengembangan proyek mereka.

Head of Marketing Acer Indonesia, Fransisca Maya, mengatakan pengalaman langsung dalam bereksperimen dan memecahkan masalah menjadi bagian penting dalam penguasaan teknologi AI.

Menurutnya, dukungan perangkat berperforma tinggi diharapkan membantu talenta muda mengembangkan solusi berbasis AI sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri.

Executive Dean of College of Emerging Science UPH, Rizaldi Sistiabudi, juga mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa AI seharusnya digunakan untuk memperkuat kompetensi dan pemahaman, bukan menggantikan proses belajar.

Melalui dukungan teknologi RTX AI PC, mahasiswa diharapkan dapat mempercepat riset, mengembangkan gagasan, serta menghasilkan karya yang semakin mendekati standar industri.

Tiga Mahasiswa UPH Kembangkan Prototipe AI

RTX AI PC Day turut menampilkan proyek dari tiga mahasiswa UPH yang memanfaatkan GPU untuk kebutuhan riset dan pengembangan aplikasi.

Richie Cedrick Adrian menggunakan Predator Helios 18 AI dengan GeForce RTX 5090 untuk riset segmentasi polip. Kemampuan GPU, kapasitas memori video (VRAM), dan Tensor Cores membantu mempercepat proses pelatihan serta pengujian model AI, sehingga eksperimen dapat dilakukan lebih efisien.

Sementara itu, Annabel Kineta Jovinne Caron, mahasiswi Informatika, memanfaatkan Predator Helios Neo 16 AI dengan GeForce RTX 5070 untuk mengembangkan komputasi paralel dan algoritma graf berbasis CUDA. Pekerjaannya mencakup pengujian performa paralel dan kalkulasi matriks berskala besar.

Proyek ketiga dikembangkan Bryan Daniel Angelino dari program studi Sistem Informasi melalui SIPETIK, sistem deteksi hama berbasis YOLOv8. Dengan Predator Triton 14 AI yang menggunakan GeForce RTX 5070, Bryan memanfaatkan akselerasi GPU untuk mempercepat pelatihan model dan proses inferensi guna mendukung deteksi hama secara real-time.

Ketiga proyek tersebut memperlihatkan penggunaan komputasi AI untuk kebutuhan lintas disiplin, mulai dari riset kesehatan dan ilmu komputer hingga penerapan teknologi di bidang pertanian.

Satu Perangkat untuk Belajar, Berkarya, dan Gaming

Selain pengembangan AI dan perangkat lunak STEM, GeForce RTX 50 Series Laptop GPUs dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan mahasiswa dalam satu perangkat.

Kemampuannya mencakup akselerasi fine-tuning model AI dan AI generatif, desain 3D dan rendering, penyuntingan video dengan efek AI, serta peningkatan kualitas komunikasi melalui NVIDIA Broadcast. Untuk hiburan, teknologi NVIDIA DLSS juga mendukung peningkatan performa dan kualitas visual dalam game yang kompatibel.

GCG BUMN
Melalui RTX AI PC Day, NVIDIA ingin memperluas pemahaman mahasiswa mengenai penggunaan AI PC sebagai sarana belajar, bereksperimen, dan mengembangkan produk. Kolaborasi dengan perguruan tinggi dan mitra perangkat diharapkan dapat mendorong lahirnya talenta yang tidak hanya menggunakan AI, tetapi juga mampu membangun solusi teknologi untuk berbagai kebutuhan. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories