JAKARTA (IndoTelko) Russian Direct Investment Fund (RDIF) dan MODENA Group menjalin kemitraan strategis untuk mengembangkan investasi dan proyek industri di Rusia dan Indonesia. Kerja sama tersebut mencakup sektor manufaktur, teknologi, hingga kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi ekonomi kedua negara.
Kesepakatan ditandatangani di sela St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2026 di Saint Petersburg, Rusia. Melalui kemitraan ini, kedua pihak akan mengeksplorasi peluang investasi bersama, termasuk pembentukan usaha patungan (joint venture), transfer teknologi, serta lokalisasi produksi guna meningkatkan daya saing industri.
Selain pengembangan manufaktur, RDIF dan MODENA juga akan menjajaki kerja sama di bidang teknologi tinggi dan transformasi digital. Kolaborasi tersebut meliputi pemanfaatan solusi teknologi informasi dan komunikasi (ICT) yang dikembangkan MODENA serta eksplorasi penerapan teknologi AI dari Rusia.
CEO Russian Direct Investment Fund, Kirill Dmitriev, mengatakan kemitraan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas industri kedua negara sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha Rusia maupun Indonesia.
Menurutnya, kombinasi kemampuan investasi RDIF dan pengalaman industri MODENA dapat mempercepat implementasi proyek strategis sekaligus membantu mengatasi berbagai tantangan operasional dan regulasi dalam ekspansi bisnis lintas negara.
“Kolaborasi ini menjadi fondasi untuk mengembangkan proyek industri bersama, memperluas kapasitas manufaktur, serta mempercepat adopsi teknologi bernilai tinggi yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara,” ujarnya.
Executive Vice President MODENA, Michael Jizhar, menilai kerja sama tersebut sejalan dengan kebutuhan Indonesia untuk meningkatkan daya saing industri melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi.
Ia mengatakan sektor manufaktur, AI, dan ICT memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi ekonomi nasional dalam jangka panjang.
“Kami melihat peluang yang signifikan untuk memperluas kolaborasi dengan mitra strategis di Rusia dalam membangun ekosistem inovasi yang lebih kuat sekaligus mempercepat transformasi industri berbasis teknologi,” katanya.
Sebagai bagian dari kesepakatan, kedua pihak juga membuka peluang ekspansi bagi perusahaan Indonesia yang ingin memasuki pasar Rusia, sekaligus memfasilitasi perusahaan Rusia untuk mengembangkan bisnis di Indonesia melalui berbagai inisiatif kerja sama yang akan dijajaki.
MODENA menilai kolaborasi internasional menjadi salah satu strategi untuk memperkuat kapasitas industri, mempercepat adopsi teknologi baru, serta menciptakan peluang pertumbuhan yang berkelanjutan di pasar global.(mas)