JAKARTA (IndoTelko) - Telkomsel melalui unit bisnis Telkomsel Enterprise menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Reinventing Growth in Retail, Consumer Product Goods (CPG), and E-Commerce Industries for Sustainable Impact” guna membahas tantangan dan peluang transformasi digital di sektor retail, produk konsumsi, dan e-commerce.
Forum tersebut mempertemukan para pengambil keputusan lintas industri untuk membahas strategi peningkatan efisiensi operasional, penguatan pengalaman pelanggan, hingga pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan bisnis.
VP Corporate Innovation, Sustainability, and Marketing Telkomsel, Mia Melinda, mengatakan pertumbuhan industri retail yang terus meningkat menghadirkan peluang besar sekaligus tantangan baru bagi pelaku usaha.
Menurutnya, pelaku industri kini membutuhkan solusi digital yang mampu mendukung operasional secara lebih cepat, efisien, dan berbasis data.
“Melalui Telkomsel Enterprise, kami ingin menghadirkan solusi digital end-to-end yang dapat membantu perusahaan meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing bisnis,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam diskusi, penjualan retail Indonesia tumbuh 6,5% secara tahunan pada Februari 2026, naik dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 5,7%.
Pertumbuhan tersebut didorong peningkatan konsumsi masyarakat selama Ramadan dan musim perayaan, yang sekaligus menuntut kesiapan pelaku retail dalam mengelola lonjakan permintaan.
Dalam forum tersebut, Telkomsel Enterprise memperkenalkan sejumlah solusi digital untuk mendukung operasional bisnis, seperti IoT Fleet Management, Video Analytics, Direct Peering, dan Managed Connectivity berbasis SD-WAN.
Solusi tersebut ditujukan untuk membantu perusahaan memantau distribusi dan operasional secara real-time, meningkatkan efisiensi logistik, serta menjaga kualitas layanan pelanggan.
Selain aspek operasional, diskusi juga menyoroti pentingnya pemanfaatan data pelanggan dan location intelligence untuk mendukung strategi bisnis yang lebih akurat.
Melalui solusi seperti SiteSense dan MSIGHT, Telkomsel Enterprise menawarkan integrasi data lintas sumber guna membantu perusahaan memahami perilaku konsumen, menentukan lokasi bisnis, hingga mengoptimalkan strategi pemasaran.
Pada sisi pemasaran, Telkomsel juga memperkenalkan layanan Rich Business Messaging (RCS) dan Digital Advertising yang memungkinkan brand menjalankan kampanye yang lebih personal dan relevan berbasis segmentasi data.
FGD turut membahas tantangan peningkatan trafik digital saat momentum belanja besar seperti kampanye double date dan lonjakan konsumsi pasca-Lebaran.
Telkomsel menilai kebutuhan terhadap infrastruktur digital yang scalable dan adaptif akan semakin penting seiring perubahan pola konsumsi masyarakat dan perkembangan ekosistem omnichannel di Indonesia. (mas)