JAKARTA (IndoTelko) Cisco meluncurkan Cisco 360 Partner Program yang dirancang bersama para mitranya melalui proses co-design selama 15 bulan. Program ini disiapkan untuk memperkuat ekosistem partner dalam menjawab kebutuhan transformasi berbasis AI yang berkembang pesat.
Cisco menyebut, program baru ini menyasar berbagai model kemitraan mulai dari pengembang, konsultan, managed service provider (MSP), reseller hingga distributor. Fokusnya adalah membekali mitra agar mampu menghadirkan outcome bisnis pelanggan di area data center AI-ready, workplace masa depan, serta ketahanan digital.
Senior Vice President of Global Partner Sales Cisco, Tim Coogan, mengatakan kolaborasi erat dengan partner menjadi fondasi dalam membangun value bagi pelanggan agar tetap terhubung, aman, dan mampu tumbuh di tengah disrupsi AI.
Profit Lebih Terprediksi
Cisco 360 Partner Program diklaim memberikan struktur yang lebih jelas dan peluang pendapatan yang lebih terukur. Salah satunya melalui skema baru Cisco Partner Incentive (CPI) yang telah resmi berlaku. Program insentif ini menyederhanakan skema sebelumnya dan membantu mitra menyelaraskan strategi go-to-market dengan roadmap Cisco.
Selain itu, Cisco menghadirkan pembaruan pada Partner Locator Tool sehingga pelanggan dapat lebih mudah menemukan mitra berdasarkan portofolio utama seperti Security, Networking, Collaboration, Services, Splunk, serta Cloud dan AI Infrastructure.
Struktur Mitra Baru
Dalam program ini, seluruh partisipan dikategorikan sebagai Registered Cisco Partners. Adapun level lanjutan mencakup:
• Cisco Portfolio Partners, yang menunjukkan kapabilitas teknis dan penjualan yang terverifikasi.
• Cisco Preferred Partners, yang memiliki keahlian teknis lanjutan dan kemampuan menghadirkan solusi end-to-end berbasis lifecycle.
Pendekatan ini bertujuan memudahkan pelanggan dalam mengidentifikasi kompetensi mitra yang relevan dengan kebutuhan transformasi digital mereka.
Tambahan Sumber Daya dan AI Assistant
Cisco juga menambahkan sejumlah dukungan baru bagi mitra, antara lain:
• Bonus CPI untuk mendorong pertumbuhan di area One Cisco, termasuk Secure Networking dan Secure AI Infrastructure (berlaku hingga Juli 2026).
• Partner Value Indexes (PVI) yang diperluas untuk pengembang, advisor, distributor, dan infrastruktur skala besar.
• Distributor Development Fund guna memperkuat kolaborasi dan enablement.
• Peningkatan Cisco AI Assistant di Partner Experience Platform (PXP) agar mitra dapat bekerja lebih efisien.
Peluncuran program ini sejalan dengan temuan AI Readiness Index terbaru Cisco yang menegaskan kesiapan AI menjadi faktor pembeda daya saing perusahaan. Melalui Cisco 360 Partner Program, perusahaan berharap mitra dapat menghadirkan solusi yang aman, lincah, dan AI-native sepanjang siklus hidup pelanggan.
Sejumlah mitra global seperti TD Synnex, Insight Enterprises, Long View Systems, Pomeroy Technologies, serta analis dari Techaisle menyambut positif inisiatif ini dan menilai pendekatan berbasis outcome serta AI-ready akan membuka peluang profitabilitas baru pada 2026. (mas)