telkomsel halo

SUSE hadirkan Tool penilaian kedaulatan Cloud untuk APAC

07:58:00 | 12 Feb 2026
SUSE hadirkan Tool penilaian kedaulatan Cloud untuk APAC
JAKARTA (IndoTelko) SUSE meluncurkan Cloud Sovereignty Framework Self Assessment, alat penilaian mandiri berbasis web untuk membantu organisasi di Asia Pasifik (APAC) mengukur kesiapan menuju Sovereign AI. Solusi ini dirancang untuk memetakan tingkat kedaulatan digital perusahaan di tengah meningkatnya tuntutan regulasi global.

Platform tersebut mengacu pada EU Cloud Sovereignty Framework 2025, yang menjadi salah satu referensi awal dalam mendefinisikan standar dan terminologi kedaulatan digital. Melalui tool ini, perusahaan dapat mengevaluasi infrastruktur AI dan cloud mereka secara lebih terstruktur.

Head of Global Sovereign Solutions SUSE, Andreas Prins, mengatakan bahwa isu kedaulatan digital kini menjadi perhatian utama organisasi di berbagai negara.

“Cloud Sovereignty adalah fondasi bagi Sovereign AI. Model AI hanya bisa benar-benar otonom jika didukung infrastruktur cloud dengan residensi data lokal dan kontrol operasional yang memadai. Tanpa itu, organisasi berisiko menghadapi ketergantungan vendor, yurisdiksi eksternal, dan kerentanan rantai pasok,” ujarnya.

SUSE menyederhanakan proses evaluasi yang sebelumnya kompleks menjadi asesmen otomatis yang dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 20 menit. Hasilnya berupa skor Sovereignty Effective Assurance Level (SEAL) yang mengukur kesiapan organisasi berdasarkan delapan tujuan kedaulatan utama.

Tool ini memetakan infrastruktur AI ke dalam lima level (SEAL 04), sehingga perusahaan dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan regulasi atau kontrak global. Selain itu, sistem juga melakukan analisis risiko terarah, termasuk pada aspek keamanan rantai pasok dan otonomi operasional.

SUSE menekankan pendekatan privacy-first, di mana hasil penilaian hanya tersimpan di browser pengguna. Skor dan rekomendasi juga dapat diunduh dalam format PDF untuk menjadi dasar penyusunan roadmap investasi TI.

Peluncuran ini hadir di tengah proyeksi peningkatan adopsi cloud berbasis kedaulatan digital. Seiring semakin banyaknya kerangka regulasi yang diterapkan di berbagai negara, organisasi di APAC dituntut memiliki kontrol teknologi yang lebih terlokalisasi guna menjaga kelayakan operasional dan daya saing global.

GCG BUMN
Dengan tool ini, SUSE berharap dapat membantu perusahaan membangun fondasi infrastruktur yang lebih transparan, aman, dan siap mendukung pengembangan AI berdaulat di masa depan. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories