JAKARTA (IndoTelko) Primaya Hospital Tangerang memperluas lini layanan bernilai tambah dengan meresmikan Poliklinik Eksekutif, menyasar segmen masyarakat urban dan profesional yang membutuhkan layanan kesehatan cepat, privat, dan terintegrasi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi rumah sakit untuk memperkuat positioning di segmen premium sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan dari layanan rawat jalan spesialis.
Peresmian ini mempertegas transformasi layanan Primaya Hospital Tangerang yang telah mengantongi akreditasi internasional Joint Commission International sejak 2014 serta ditetapkan sebagai rumah sakit medical tourism di Banten oleh Kementerian Kesehatan RI pada 2022. Dengan standar tersebut, Poliklinik Eksekutif diposisikan sebagai layanan dengan kualitas internasional yang mengedepankan presisi, efisiensi operasional, dan keselamatan pasien.
Ekspansi layanan premium ini dilakukan di tengah pertumbuhan ekonomi Banten yang terus meningkat. Data Badan Pusat Statistik Provinsi Banten menunjukkan ekonomi daerah tumbuh 5,37 persen sepanjang 2025, naik dari 4,79 persen pada 2024. Kenaikan aktivitas ekonomi dan mobilitas profesional dinilai mendorong permintaan layanan kesehatan yang efisien tanpa mengorbankan kualitas.
Direktur Primaya Hospital Tangerang, dr. Putri Syam, B.Med.Sc., MARS., MM., menyatakan Poliklinik Eksekutif merupakan respons terhadap perubahan perilaku masyarakat yang semakin sadar pentingnya layanan preventif dan pengalaman pasien yang nyaman.
“Transformasi ini membuat rumah sakit lebih relevan dengan pola hidup modern yang menuntut layanan cepat, terintegrasi, dan tetap mengutamakan keselamatan,” ujarnya.
Poliklinik Eksekutif mengusung konsep one-stop service dengan waktu tunggu lebih singkat, ruang konsultasi privat, sistem janji temu fleksibel, akses prioritas ke dokter spesialis dan fasilitas diagnostik, serta area layanan terintegrasi. Model ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi alur pasien sekaligus mengoptimalkan utilisasi fasilitas rumah sakit.
Dari sisi infrastruktur, layanan ini didukung perangkat medis berteknologi tinggi seperti CT dan MRI high-resolution, Cath Lab berbasis AI, robotic surgery, radiotherapy, serta sistem informasi rumah sakit digital. Investasi teknologi tersebut menjadi fondasi untuk meningkatkan akurasi diagnosis dan produktivitas layanan.
Primaya Hospital Tangerang juga mengandalkan sejumlah Center of Excellence seperti Heart & Vascular Center, Cancer Center, Orthopedic Center, Urology & Nephrology Center, Women & Children Center, serta Radiology Diagnostic Center untuk memperkuat diferensiasi di pasar regional.
Peresmian Poliklinik Eksekutif turut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni yang mengapresiasi kontribusi sektor swasta dalam memperluas akses layanan kesehatan berkualitas.
Ke depan, pengembangan layanan ini akan mencakup penambahan spesialisasi, integrasi telemedicine, perluasan fasilitas, serta program skrining preventif. Strategi tersebut diarahkan untuk memperluas basis pasien sekaligus memperkuat daya saing Primaya Hospital Tangerang di segmen layanan kesehatan premium Banten dan sekitarnya. (mas)