telkomsel halo

Salesforce luncurkan Slackbot sebagai Agen AI kerja

05:59:00 | 18 Jan 2026
Salesforce luncurkan Slackbot sebagai Agen AI kerja
JAKARTA (IndoTelko) - Salesforce resmi mengumumkan ketersediaan umum Slackbot versi terbaru yang dirancang sebagai agen AI pribadi untuk mendukung produktivitas kerja karyawan. Kehadiran Slackbot menjadi bagian dari visi Agentforce 360, dengan Slack berperan sebagai antarmuka percakapan utama yang mempertemukan manusia dan agen AI dalam satu alur kerja terpadu.

Salesforce menilai, meski AI telah banyak mengubah kehidupan personal, penerapannya di lingkungan kerja masih menghadapi berbagai hambatan, mulai dari antarmuka yang tidak intuitif, kurangnya konteks, hingga isu kepercayaan dan konsistensi data. Melalui integrasi Slack dan Agentforce 360, Salesforce ingin menghadirkan AI kelas enterprise yang mudah digunakan, kontekstual, dan berlandaskan data tepercaya.

Slackbot diposisikan sebagai pintu masuk menuju konsep Agentic Enterprise, di mana AI tidak lagi berdiri terpisah, melainkan hadir langsung di dalam percakapan kerja sehari-hari. Dibangun secara native di platform Slack, Slackbot memahami konteks pengguna, mulai dari percakapan, kanal, file, hingga relasi kerja, tanpa memerlukan pengaturan ulang atau pelatihan tambahan.

“Slackbot bukan sekadar asisten AI. Ini adalah gerbang menuju Agentic Enterprise yang didukung oleh Salesforce, menghadirkan AI berbasis data perusahaan, alur kerja, dan percakapan Slack langsung ke dalam aktivitas kerja,” ujar Parker Harris, Co-Founder Salesforce sekaligus Chief Technology Officer Slack. Ia menegaskan bahwa Slackbot dirancang untuk memberdayakan setiap karyawan dengan AI enterprise yang intuitif dan aman.

Berbeda dengan agen AI pada umumnya yang berjalan di aplikasi terpisah dan minim konteks, Slackbot bekerja dengan menghormati izin, peran, serta kontrol akses pengguna. Pendekatan ini memungkinkan Slackbot memberikan respons yang lebih relevan dan akurat, sekaligus menjaga keamanan data perusahaan.

Dalam tahap awal, Slackbot membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas harian, seperti merangkum percakapan, menyusun catatan rapat, membuat pembaruan proyek, hingga mengelola jadwal dan pengingat. Ke depan, perannya akan berkembang menjadi pengorkestra utama yang menghubungkan Agentforce dan agen AI pihak ketiga, tanpa pengguna harus berpindah alat.

Keunggulan lain Slackbot terletak pada kemampuannya menghubungkan percakapan kerja dengan konteks pelanggan melalui data Salesforce. Dengan pendekatan ini, Slackbot dapat membantu persiapan rapat, memberikan gambaran kesehatan akun, serta menyarankan langkah lanjutan berbasis data bisnis yang komprehensif.

Sejumlah pelanggan yang telah mencoba Slackbot melaporkan peningkatan efisiensi kerja yang signifikan. Salesforce menyebut, pengguna dapat menghemat waktu mulai dari puluhan menit hingga beberapa jam per minggu karena berkurangnya kebutuhan mencari informasi dan berpindah aplikasi.

GCG BUMN
Slackbot versi terbaru tersedia secara umum untuk pelanggan Slack Business+ dan Enterprise+ melalui peluncuran bertahap mulai Januari hingga Februari 2026. Untuk paket Enterprise, admin organisasi diberikan fleksibilitas untuk mengatur atau membatasi akses Slackbot hingga 10 Februari 2026. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories