telkomsel halo

Cloudflare dan Mastercard sinergi lindungi UKM

04:05:00 | 23 Feb 2026
Cloudflare dan Mastercard sinergi lindungi UKM
SINGAPURA (IndoTelko) Cloudflare dan Mastercard mengumumkan kemitraan strategis untuk mengembangkan perangkat keamanan siber yang ditujukan bagi usaha kecil, infrastruktur kritis, dan pemerintah. Kolaborasi ini bertujuan membantu organisasi menghadapi ancaman siber tanpa menghambat inovasi digital.

Kemitraan tersebut akan mengintegrasikan kemampuan pemantauan permukaan serangan dari Recorded Future serta RiskRecon milik Mastercard dengan portofolio Keamanan Aplikasi Cloudflare. Melalui satu solusi terpadu, organisasi diharapkan dapat memetakan, memprioritaskan, dan mengotomatiskan mitigasi risiko di seluruh sistem yang terhubung ke internet.

Seiring meningkatnya interkoneksi digital—mulai dari vendor baru, layanan alih daya, IT bayangan hingga sistem legasi—permukaan serangan siber kian meluas dan sering kali tidak terpantau. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan visibilitas yang dapat dimanfaatkan pelaku ancaman. Karena itu, organisasi membutuhkan pendekatan keamanan yang memungkinkan inovasi tetap berjalan dengan perlindungan yang memadai.

Direktur Direktorat Keamanan Siber Nasional Rumania, Dan Cimpean, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Meningkatkan keamanan siber infrastruktur kritis dan mengurangi risiko siber adalah misi berkelanjutan dan penuh tantangan. Seiring meningkatnya ketergantungan masyarakat dan ekonomi global pada jaringan digital, kita harus menggabungkan upaya di seluruh sektor publik dan swasta, lintas negara dan organisasi internasional, untuk membangun ketahanan dan mencegah insiden siber,” ujarnya.

Dalam implementasinya, solusi ini dirancang untuk:

Menghilangkan titik buta. Organisasi dapat memantau keberadaan digital mereka dengan mengidentifikasi domain dan aplikasi berbasis web yang belum terlindungi melalui Recorded Future, kemudian memperluas perlindungan menggunakan portofolio Keamanan Aplikasi Cloudflare.

Menyediakan tampilan postur siber real-time. Perusahaan akan memperoleh penilaian postur keamanan berbasis peringkat AF yang mencakup kontrol keamanan, kerentanan perangkat lunak, kelemahan autentikasi, infrastruktur terekspos, hingga risiko pihak ketiga. Informasi tersebut ditampilkan dalam dasbor Security Insights Cloudflare dan diprioritaskan berdasarkan tingkat kekritisan aset.

Menerjemahkan risiko menjadi tindakan. Organisasi dapat langsung mengaktifkan kontrol keamanan seperti firewall aplikasi web, enkripsi, atau pertahanan otomatis untuk merespons risiko yang teridentifikasi.

Chief Strategy Officer Cloudflare, Stephanie Cohen, menyatakan bahwa usaha kecil dan institusi publik sering menjadi target strategis karena memiliki sumber daya terbatas. “Serangan siber lebih dari sekadar hambatan teknis, tetapi ancaman eksistensial. Kemitraan ini menyatukan kemampuan terbaik dalam pertahanan siber sehingga organisasi yang kurang terlayani tidak menjadi korban meningkatnya serangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Global Solusi Keamanan Mastercard, Johan Gerber, menyoroti peran penting usaha kecil dalam ekonomi global. “Mengingat usaha kecil menyumbang sekitar setengah dari PDB dunia, penutupan kesenjangan ketahanan menjadi krusial untuk mengamankan fondasi perekonomian global. Kolaborasi kami dengan Cloudflare mendorong misi untuk mengamankan ekosistem digital sekaligus memberdayakan pelaku usaha agar fokus pada produktivitas dan pertumbuhan,” katanya.

GCG BUMN
Melalui kemitraan ini, Cloudflare dan Mastercard menargetkan penguatan ketahanan siber di berbagai sektor strategis, seiring meningkatnya kompleksitas ancaman di era transformasi digital.(ak)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Ramadan 2026
More Stories