JAKARTA (IndoTelko) – Belanja untuk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) secara global diperkirakan menembus US$ 3,8 triliun sepanjang 2015 ditopang penjualan perangkat lunak bagi korporasi dan tumbuhnya layanan mobile data.
Analis dari Gartner John Lovelock mengungkapkan belanja TIK global di 2015 mengalami kenaikan sekitar 2,4% dibandingkan 2014. Untuk tahun 2014, Gartner merevisi prediksi pertumbuhan belanja IT menjadi 3,8% dari proyeksi awal 3,9%.
“Berubahnya nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) menjadi faktor yang memengaruhi pertumbuhan belanja TI,” katanya seperti dilansir Wall Street Journal (14/1).
Dalam prediksi Gartner, tahun ini belanja telekomunikasi diperkirakan sebesar US$ 1,64 triliun atau tumbuh 0,7% dari tahun 2014. Belanja layanan TI diprediksi sebesar US$ 981 miliar atau tumbuh 2,5%. (
Baca juga:
Belanja operator Indonesia)
Berikutnya, belanja perangkat seperti PC, tablet, ponsel, serta printer akan sebesar US$ 732 miliar dengan pertumbuhan tahunan 5,1%. Di pasar smartphone pertempuran antara vendor low-end dan high-end akan ketat, sedangkan posisi Apple masih kuat di pasar high-end.
Di pasar enterprise, Gartner memprediksi tumbuh paling besar tahun ini yakni sebesar 5,5% menjadi US$ 335 miliar. Belanja data center diperkirakan sebesar US$ 143 miliar atau tumbuh 1,8%. Sedangkan belanja IT services diperkirakan naik 2,5% menjadi US$ 981 miliar.(ak)