telkomsel halo

VFS Global ingatkan wisatawan ajukan visa lebih awal dan waspada penipuan

08:08:00 | 22 Jan 2026
VFS Global ingatkan wisatawan ajukan visa lebih awal dan waspada penipuan
JAKARTA (IndoTelko) - Menjelang meningkatnya aktivitas perjalanan pada musim liburan, VFS Global mengingatkan masyarakat Indonesia untuk mengajukan permohonan visa sejak dini sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan layanan visa.

Dalam acara yang digelar di Jakarta, VFS Global menilai pengajuan visa mendekati waktu keberangkatan berpotensi menimbulkan kendala, mulai dari keterlambatan proses hingga meningkatnya risiko terjebak praktik penipuan. Chief Operating Officer Australasia, China, and RCIS VFS Global, Simon Peachey, menekankan pentingnya perencanaan lebih awal bagi para wisatawan.

Menurutnya, pengurusan visa sebaiknya dilakukan segera setelah tiket perjalanan dan akomodasi dikonfirmasi. Selain meminimalkan risiko keterlambatan, langkah tersebut juga membantu pemohon terhindar dari pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi mendesak. Ia menegaskan bahwa pemesanan janji temu visa tidak dipungut biaya dan hanya dapat dilakukan melalui situs resmi VFS Global.

VFS Global juga menegaskan tidak pernah bekerja sama dengan agen atau pihak ketiga dalam pengurusan janji temu maupun pengambilan keputusan visa. Seluruh keputusan terkait persetujuan, penolakan, masa berlaku, hingga waktu pemrosesan sepenuhnya menjadi kewenangan kedutaan besar atau konsulat masing-masing negara.

Sebagai mitra resmi bagi 24 pemerintah asing di Indonesia, VFS Global mengimbau pemohon untuk selalu memastikan informasi yang diperoleh berasal dari kanal resmi. Umumnya, permohonan visa dapat diajukan hingga enam bulan sebelum tanggal keberangkatan, termasuk untuk visa Schengen sesuai ketentuan terbaru yang berlaku.

Perusahaan juga mengingatkan bahwa mereka tidak menyediakan layanan imigrasi atau penyaluran pekerjaan ke luar negeri. Setiap permintaan pembayaran melalui media sosial, email, pesan singkat, atau panggilan telepon pribadi patut dicurigai sebagai indikasi penipuan. Seluruh pembayaran hanya dilakukan melalui situs resmi atau langsung di Visa Application Centre.

Apabila menemukan pihak yang mengklaim memiliki akses khusus atau menawarkan percepatan proses visa, masyarakat diminta segera melaporkannya melalui kanal pengaduan resmi VFS Global serta memanfaatkan laman edukasi anti-penipuan yang tersedia.

GCG BUMN
Saat ini, VFS Global mengoperasikan 45 pusat pengajuan visa di lima kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Bali, Surabaya, Medan, dan Makassar, serta menjadi mitra Direktorat Jenderal Imigrasi untuk layanan e-VoA. Perusahaan juga menyediakan sejumlah layanan tambahan, mulai dari pengajuan visa di lokasi pilihan, layanan premium, hingga pengiriman paspor dan dokumen secara aman untuk meningkatkan kenyamanan pemohon. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories