Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019
telkomsel halo

Foxconn Lupakan Indonesia?

18:13:34 | 01 Jan 2013
Foxconn Lupakan Indonesia?
Ilustrasi (Dok)
telkomsat
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (indotelko) – Foxconn Technology Group (Foxconn) dikabarkan mengembangkan pabrik baru untuk membuat smart devices ke bagian selatan China. Kota yang dipilih adalah Guangxi.
 
Informasi ini seperti menegaskan kian tak pastinya realisasi investasi mitra Apple itu di Indonesia yang telah mengapung sejak Februari 2012.

Seperti dikutip dari laman ChinaDaily, investasi untuk membangun pabrik baru tersebut sekitar U$802 juta atau sekitar Rp 7.728 triliun.  

Induk usaha dari Foxconnn, Hon Hai Precision Industry Co Ltd, dikabarkan telah menandatangani kesepakatan dengan pemerintah Guangxi untuk membangun pabrik  komputer tablet dan smartphone di kota tersebut.

Juru bicara Hon Hai Liu Kun menolak untuk mengkonfirmasi informasi tersebut dan menyatakan semua proyek  yang terkait di daratan China akan diumumkan melalui bursa saham Taiwan, dimana perseroan tercatat di sana.

Namun, dia menegaskan,  Shenzhen, Zhengzhou and Chengdu tetap menjadi hub bagi produksi  Foxconn. Ketiga kota ini melayani bagian selatan, pusat, dan barat dari pasar China.

Hal yang menarik dari kabar terbaru ini tentunya bagaimana dengan nasib rencana investasi Foxconn di Indonesia?

Untuk diketahui, isu Foxconn akan berinvestasi di  Indonesia mengapung sejak Februari 2012 dan sejumlah pejabat setingkat menteri di negeri ini yakin pada 25 Desember 2012 produksi akan dimulai.

Dalam informasi yang disampaikan para pejabat itu rencananya, Faxconn akan berinvestasi dalam beberapa fase pembangunan. Untuk fase pertama, Foxconn akan membuat 3 juta unit telepon genggam,  di Cikande, Serang,  Banten.

Lalu naik menjadi 10 juta peralatan elektronik. Beberapa peralatan elektronik yang akan dibuat di Indonesia adalah perkakas rumah tangga seperti televisi.  Diperkirakan Foxconn akan mulai berproduksi dalam bentuk perakitan pada Desember 2012.

Nilai investasi Foxconn di Indonesia diperkirakan mencapai US$ 10 miliar atau sekitar Rp 94,8 triliun. Foxconn juga  akan bekerjasama dengan sejumlah perusahaan Indonesia diantaranya PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) dan PT Modernland Realty Tbk,  PT Hartono Istana Teknologi, dan PT Star Cosmos.

Kabar terbaru dari Menteri Perindustrian MS Hidayat menyatakan realisasi investasi Foxconn baru terjadi  hingga 6 bulan ke depan.

Kabar beredar menyatakan,   masih ada syarat dan ketentuan yang belum sesuai antara pemerintah Indonesia dengan pihak Foxconn yang menjadi pemicu tertundanya pabrik ini beroperasi.
 
Pemicunya,  mitra lokal yang akan digandeng masih belum sepakat mengenai syarat dan ketentuan pabrik komponen elektronik besar ini.

Namun, kalangan pengusaha banyak mengatakan kondisi berinvestasi di Indonesia yang kurang kondusif menjadikan Foxconn maju-mundur beinvestasi di negeri ini.

“Indonesia tak bisa memberikan fasilitas layaknya di China kepada Foxconn,” ungkap Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi.(ak)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma