telkomsel halo

Email bertema AI paling mudah mengecoh karyawan

05:37:00 | 03 Nov 2026
Email bertema AI paling mudah mengecoh karyawan
JAKARTA (IndoTelko) - Email palsu yang mengangkat isu kesehatan, asuransi hingga kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu cara paling efektif untuk mengecoh karyawan. Temuan Kaspersky menunjukkan, pesan yang berkaitan dengan situasi aktual dan persoalan personal mampu memancing penerima untuk mengeklik tautan berbahaya.

Berdasarkan analisis simulator phishing Kaspersky Automated Security Awareness Platform (KASAP), email bertema teknologi dan AI mencatat tingkat klik sebesar 45%. Sementara itu, simulasi yang mengangkat isu kesehatan dan asuransi rata-rata mengecoh 28% penerima.

Dalam pengujian tertentu, email palsu mengenai inspeksi sanitasi bahkan mencatat tingkat klik hingga 92%. Angka tersebut memperlihatkan bagaimana pesan yang terkesan resmi dan berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari dapat dimanfaatkan untuk menembus kewaspadaan karyawan.

Selain kedua kategori tersebut, email yang menyamar sebagai komunikasi kebijakan teknologi informasi (TI) dan kepatuhan mencatat tingkat klik 26%. Sementara itu, pesan mengenai hadiah, promosi, dan tiket mencapai 24%, sedangkan email yang mengatasnamakan sumber daya manusia (SDM) atau komunikasi korporat mengecoh 22% penerima.

Kaspersky menilai, serangan phishing semakin sulit dikenali karena pelaku memanfaatkan konteks pekerjaan, isu yang sedang ramai, serta pesan yang memancing respons emosional. Perkembangan kecerdasan buatan generatif juga berpotensi membuat serangan semakin personal dan meyakinkan.

Svetlana Kalashnikova, pakar Security Awareness Kaspersky, mengatakan pelatihan keamanan siber yang dilakukan secara rutin dapat membantu mengurangi kerentanan karyawan terhadap serangan tersebut.

Menurut analisis efektivitas KASAP, tingkat kerentanan terhadap phishing dapat ditekan dari 60% menjadi sekitar 57% melalui pelatihan dan simulasi serangan secara berkala.

Untuk mendukung kebutuhan organisasi dengan skala berbeda, Kaspersky juga menyediakan tiga pilihan layanan KASAP, yakni Essential untuk membangun keterampilan dasar keamanan siber, Proactive untuk pelatihan berkelanjutan, serta Advanced untuk organisasi yang membutuhkan program kesadaran keamanan yang lebih fleksibel dan dapat disesuaikan.

GCG BUMN
Kaspersky menekankan, penguatan kesadaran keamanan siber perlu menjadi proses berkelanjutan agar karyawan mampu mengenali upaya penipuan digital sebelum menimbulkan kerugian bagi perusahaan. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories