JAKARTA (IndoTelko) - Industri musik Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2026. Di tengah meningkatnya kehadiran musisi internasional, karya musisi lokal masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.
Berdasarkan laporan terbaru Jakpat terkait perilaku penonton konser dan penggemar musik, sebanyak 77% responden menyatakan lebih menyukai musisi Indonesia dibandingkan artis internasional. Survei tersebut melibatkan 1.865 responden pada periode 29 Juni hingga 1 Juli 2026.
Sementara itu, minat terhadap musik global tetap memiliki pasar tersendiri. Sebanyak 27% responden pria memilih musisi Barat, sedangkan 34% responden wanita menunjukkan ketertarikan terhadap musik Korea Selatan atau K-pop.
“Banyaknya pilihan musik global tidak membuat musisi Indonesia kehilangan tempat di hati pendengar. Masyarakat tetap menikmati karya internasional sekaligus mempertahankan kedekatan dengan musisi lokal,” ujar Lead Researcher Jakpat Farida Hasna.
Dukungan Digital Jadi Pilihan Utama
Perubahan perilaku penggemar terlihat dari cara mereka mendukung musisi favorit. Aktivitas digital menjadi bentuk dukungan yang paling banyak dilakukan dibandingkan pembelian produk fisik.
Survei Jakpat mencatat, 50% penggemar mendukung artis melalui layanan streaming musik dan 46% mengikuti akun media sosial musisi. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pembelian merchandise sebesar 15% dan album fisik sebesar 12%.
Selain konsumsi musik digital, penggemar juga tetap aktif menghadiri konser. Sebanyak 22% responden mengaku menonton konser secara langsung, sementara jumlah yang sama menikmati konser melalui platform online.
Untuk koleksi merchandise, kaos menjadi barang favorit yang dikumpulkan oleh sekitar 70% penggemar. Selain itu, jaket, stiker, dan gantungan kunci juga menjadi produk yang banyak diminati. Di kalangan Gen Z, photocard menjadi salah satu koleksi populer, khususnya untuk penggemar idola Korea Selatan.
Fanbase Perkuat Hubungan Artis dan Penggemar
Selain dukungan individu, komunitas penggemar atau fanbase menjadi bagian penting dalam membangun hubungan antara musisi dan pendengar. Sebanyak 77% responden mengaku mengikuti fanbase lokal, sementara 40% bergabung dalam komunitas penggemar musisi Korea Selatan.
Untuk musisi Indonesia, komunitas dengan anggota terbanyak berasal dari Sheila Gank (Sheila on 7) sebesar 47%, disusul Baladewa (Dewa 19) sebesar 35% dan Slankers (Slank) sebesar 32%.
Sementara untuk K-pop, ARMY sebagai komunitas penggemar BTS menjadi fanbase terbesar dengan 58%, diikuti EXO-L (EXO) sebesar 39% dan BLINK (Blackpink) sebesar 36%.
Antusiasme terhadap acara musik juga masih tinggi. Sekitar tiga dari lima responden menghadiri satu hingga tiga acara fan meeting selama paruh pertama 2026. Salah satu acara yang paling banyak dihadiri adalah 2026 Hearts2Hearts FANMEETING in JAKARTA dengan tingkat partisipasi 40%.
Jakpat menilai fenomena ini menunjukkan bahwa hubungan antara musisi dan penggemar kini tidak hanya dibangun melalui karya musik, tetapi juga melalui interaksi digital, komunitas, serta pengalaman langsung dalam berbagai acara musik.
Perubahan pola dukungan tersebut memperlihatkan bahwa ekosistem musik modern semakin bergantung pada keterlibatan komunitas penggemar yang aktif, baik secara online maupun offline. (mas)