telkomsel halo

Kaspersky dorong deteksi ancaman siber 24/7 dengan MDR

06:04:00 | 28 Aug 2026
Kaspersky dorong deteksi ancaman siber 24/7 dengan MDR
JAKARTA (IndoTelko) - Kaspersky memperkuat dukungan keamanan siber bagi perusahaan segmen menengah di Indonesia melalui layanan Managed Detection and Response (MDR). Solusi ini dirancang untuk membantu organisasi menghadapi ancaman digital yang semakin kompleks melalui pemantauan berkelanjutan, analisis berbasis kecerdasan buatan (AI), serta dukungan pakar keamanan.

Penguatan layanan tersebut menjadi salah satu fokus dalam acara Kaspersky Secure: Live in Indonesia yang mempertemukan lebih dari 70 pemimpin bisnis dari berbagai sektor pasar menengah. Forum tersebut membahas tantangan keamanan siber yang dihadapi perusahaan dengan jumlah karyawan sekitar 100 hingga 999 orang, terutama dalam menghadapi lingkungan teknologi yang semakin berkembang.

Kaspersky menilai perusahaan menengah kini membutuhkan sistem keamanan yang mampu bekerja secara terus-menerus, bukan hanya mengandalkan perlindungan dasar terhadap perangkat. Melalui MDR, organisasi dapat memperoleh visibilitas keamanan terhadap berbagai lingkungan digital, mulai dari endpoint, server, cloud, hingga jaringan.

Country Manager Kaspersky Indonesia, Defi Nofitra, mengatakan kebutuhan keamanan siber saat ini telah berkembang menjadi bagian dari strategi menjaga keberlangsungan bisnis.

“Keamanan siber bukan hanya tentang melindungi perangkat individu, tetapi juga memastikan bisnis memiliki kemampuan untuk mendeteksi dan merespons ancaman secara cepat. Dengan kombinasi AI, intelijen ancaman, dan keahlian profesional keamanan, perusahaan dapat memperkuat operasi keamanan mereka,” ujar Defi.

Layanan Kaspersky MDR menggabungkan teknologi AI dengan threat intelligence untuk membantu menyaring aktivitas mencurigakan, mengenali pola anomali, serta memprioritaskan ancaman yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Meski menggunakan teknologi otomatisasi, insiden penting tetap melalui proses analisis dan validasi oleh tim ahli Security Operations Center (SOC). Pendekatan tersebut memungkinkan perusahaan mendapatkan dukungan investigasi, threat hunting, hingga respons insiden tanpa harus membangun seluruh kapabilitas keamanan secara internal.

Kaspersky menyebut model layanan terkelola seperti MDR semakin relevan bagi perusahaan menengah yang menghadapi keterbatasan sumber daya keamanan, tetapi tetap membutuhkan perlindungan tingkat lanjut.

Melalui layanan ini, organisasi dapat mempercepat waktu respons terhadap insiden, mengurangi beban tim internal, serta membangun operasi keamanan yang lebih terukur dan prediktif.

Kaspersky Secure: Live in Indonesia menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat komunikasi dengan komunitas bisnis lokal sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap perubahan lanskap ancaman siber.

GCG BUMN
Dengan meningkatnya ketergantungan bisnis terhadap teknologi digital, Kaspersky mendorong perusahaan Indonesia untuk memperkuat strategi keamanan siber melalui kombinasi teknologi, intelijen ancaman, dan keahlian manusia. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories