telkomsel halo

Medan dan Pangandaran jadi destinasi favorit libur sekolah

06:38:00 | 09 Aug 2026
Medan dan Pangandaran jadi destinasi favorit libur sekolah
JAKARTA (IndoTelko) Tren perjalanan domestik selama musim libur sekolah 2026 bergeser ke destinasi yang lebih dekat dan terjangkau. Platform teknologi perhotelan RedDoorz mencatat Medan dan Pangandaran menjadi dua wilayah dengan pertumbuhan permintaan akomodasi tertinggi.

RedDoorz mencatat periode libur sekolah pada 22 Juni12 Juli 2026 mendorong peningkatan okupansi di sejumlah wilayah Indonesia. Properti RedDoorz di Medan mencatat pertumbuhan tingkat hunian dan penjualan kamar lebih dari 50% secara tahunan (year on year/YoY).

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan meningkatnya mobilitas di Sumatera Utara. Bandara Internasional Kualanamu tercatat melayani lebih dari 421 ribu penumpang selama periode liburan.

Director of Demand RedDoorz, Vibhor Atal, mengatakan wisatawan semakin mempertimbangkan biaya perjalanan sehingga akomodasi terjangkau menjadi pilihan bagi keluarga.

“Liburan sekolah menjadi pendorong utama permintaan karena banyak keluarga memanfaatkan kesempatan untuk berlibur. Tahun ini juga terlihat tren perjalanan jarak dekat atau short getaway ke lokasi yang lebih mudah dijangkau,” ujar Vibhor.

Menurut Vibhor, keluarga dari kalangan milenial yang bepergian bersama anak-anak menjadi salah satu kelompok utama yang mendorong permintaan kamar selama periode liburan.

Pangandaran Tumbuh Pesat

Pangandaran di Jawa Barat juga mencatat peningkatan permintaan akomodasi yang signifikan. RedDoorz mencatat tingkat hunian propertinya di kawasan tersebut tumbuh lebih dari 80% YoY.

Penjualan kamar di Pangandaran bahkan meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

RedDoorz menilai pertumbuhan tersebut didorong aktivitas wisata lokal, termasuk agenda tahunan Hajat Laut yang berlangsung sejak pertengahan Juni. Kunjungan wisatawan untuk menikmati wisata pantai dan olahraga air juga meningkat selama puncak libur sekolah.

Secara keseluruhan, portofolio RedDoorz yang mencakup RedDoorz, SANS, Urbanview, dan The Lavana mencatat pertumbuhan penjualan kamar sebesar 30% YoY.

Merek akomodasi berbasis vila The Lavana juga mencatat peningkatan penjualan kamar lebih dari 50% YoY. Kinerja tersebut menunjukkan permintaan terhadap akomodasi privat tetap tumbuh meski wisatawan semakin selektif dalam mengatur anggaran perjalanan.

GCG BUMN
RedDoorz menilai tren perjalanan hemat dan wisata jarak dekat berpotensi menjadi salah satu pola utama pasar pariwisata domestik, sekaligus membuka peluang pertumbuhan bagi penyedia akomodasi di destinasi sekunder. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories