telkomsel halo

Amartha soroti kesehatan finansial

07:38:00 | 22 May 2026
Amartha soroti kesehatan finansial
JAKARTA (IndoTelko) - Amartha menegaskan pentingnya kesehatan finansial sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi akar rumput melalui penyelenggaraan The 2026 Asia Grassroots Forum bertema “Enabling Growth, Elevating Financial Health”.

Forum tersebut akan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor guna membahas penguatan ekonomi akar rumput yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia maupun kawasan Asia.

Menurut Amartha, inklusi keuangan saat ini tidak cukup hanya berfokus pada perluasan akses pembiayaan. Layanan keuangan digital juga perlu membantu masyarakat, khususnya UMKM perempuan, dalam mengelola arus kas, menjaga keberlangsungan usaha, hingga membangun ketahanan finansial jangka panjang.

UMKM disebut memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Pada 2025, jumlah UMKM di Indonesia tercatat lebih dari 65 juta unit dan menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja.

Meski demikian, banyak pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan mulai dari keterbatasan modal, pendapatan yang tidak stabil, hingga rendahnya kemampuan pengelolaan keuangan usaha dan rumah tangga.

Direktur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda mengatakan akses permodalan masih menjadi persoalan utama bagi UMKM di Indonesia.

Menurutnya, fintech termasuk layanan peer-to-peer lending dapat menjadi solusi untuk mempercepat akses pembiayaan produktif bagi pelaku usaha mikro.

Sementara itu, Associate Professor Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Poppy Ismalina menilai pemberdayaan perempuan tidak hanya berkaitan dengan akses modal, tetapi juga peningkatan literasi dan kepercayaan terhadap sistem keuangan digital.

Ia menyebut perempuan yang memperoleh solusi keuangan sesuai kebutuhan akan lebih percaya diri dalam mengelola usaha dan kebutuhan keluarga.

Chief Compliance and Sustainability Officer Amartha, Aria Widyanto mengatakan keberhasilan inklusi keuangan kini perlu diukur dari kemampuan masyarakat mencapai kesejahteraan finansial secara berkelanjutan.

Menurutnya, membangun kesehatan finansial membutuhkan kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem yang terintegrasi.

Selama lebih dari 16 tahun beroperasi, Amartha mengklaim terus mendukung pemberdayaan UMKM akar rumput melalui pembiayaan produktif, pendampingan lapangan, serta pemanfaatan teknologi digital.

Dalam laporan keberlanjutan 2025, Amartha mencatat 94 persen peminjam mengalami peningkatan pendapatan setelah bergabung, sementara 91 persen mampu memisahkan arus kas usaha dan rumah tangga.

Selain itu, lebih dari 90 ribu pelaku usaha disebut berhasil merekrut karyawan pertama mereka setelah memperoleh akses pembiayaan dari Amartha.

GCG BUMN
Melalui The 2026 Asia Grassroots Forum, Amartha juga mendorong pembahasan terkait pembiayaan inklusif, pemanfaatan fintech dan kecerdasan buatan (AI), hingga penguatan kolaborasi lintas sektor guna memperkuat ekosistem UMKM nasional. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories