telkomsel halo

MINE raup pendapatan Rp676 miliar

06:38:00 | 04 Jun 2026
MINE raup pendapatan Rp676 miliar
JAKARTA (IndoTelko) - PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) membukukan kinerja positif pada kuartal pertama 2026 dengan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp676,19 miliar. Realisasi tersebut tumbuh 18,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan pendapatan terutama didorong oleh kontribusi segmen jasa penambangan yang masih menjadi penopang utama bisnis Perseroan. Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, lini usaha tersebut menghasilkan pendapatan Rp608,13 miliar atau menyumbang sekitar 89,9% terhadap total pendapatan perusahaan.

Kinerja tersebut ditopang oleh keberlanjutan berbagai proyek yang dijalankan bersama mitra strategis di sektor pertambangan, sehingga aktivitas operasional tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Direktur Utama PT Sinar Terang Mandiri Tbk, Ivo Wangarry, mengatakan pertumbuhan yang dicapai pada awal 2026 menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menjaga stabilitas operasional di tengah dinamika industri pertambangan.

Menurutnya, perusahaan terus memperkuat produktivitas, meningkatkan kualitas layanan, serta menjalankan strategi bisnis secara disiplin untuk mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Selain pertumbuhan pendapatan, MINE juga mencatatkan laba komprehensif sebesar Rp61,63 miliar selama kuartal pertama 2026. Hasil tersebut mencerminkan kinerja operasional yang tetap solid seiring progres sejumlah proyek yang berjalan sesuai rencana kerja perusahaan.

Ivo menjelaskan bahwa berbagai proyek yang sedang dikerjakan telah memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian kinerja perusahaan. Oleh karena itu, Perseroan akan terus mengoptimalkan pelaksanaan proyek dan meningkatkan efisiensi operasional guna menjaga profitabilitas di masa mendatang.

Di luar segmen jasa penambangan, bisnis jasa konstruksi juga mencatatkan pertumbuhan. Pada kuartal pertama 2026, lini usaha tersebut menghasilkan pendapatan sebesar Rp68,06 miliar, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan tersebut didukung oleh berlanjutnya pengerjaan sejumlah proyek konstruksi yang menjadi bagian dari aktivitas operasional Perseroan.

GCG BUMN
Ke depan, MINE akan tetap fokus pada pengelolaan proyek secara optimal, penerapan prinsip kehati-hatian dalam operasional, serta peningkatan kualitas layanan di sektor jasa penambangan dan konstruksi. Strategi tersebut diharapkan mampu menjaga keberlanjutan pertumbuhan usaha sekaligus memperkuat posisi Perseroan di industri jasa penunjang pertambangan. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories