telkomsel halo

SEON ekspansi ke Indonesia berbekal solusi fraud dan AML berbasis AI

07:41:00 | 27 Apr 2026
SEON ekspansi ke Indonesia berbekal solusi fraud dan AML berbasis AI
JAKARTA (IndoTelko) - SEON mencatat pertumbuhan bisnis yang kuat di Indonesia sekaligus memperluas ekspansi di kawasan Asia Pasifik melalui pembangunan infrastruktur lokal.

Perusahaan dalam setahun terakhir memperluas basis pelanggan di Indonesia, khususnya di sektor perbankan digital, pinjaman, dan pembayaran. Platform SEON juga membantu institusi keuangan memenuhi regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan. Seiring meningkatnya kebutuhan solusi fraud dan Anti-Money Laundering (AML), pendapatan SEON di Indonesia diproyeksikan tumbuh dua kali lipat secara tahunan pada FY26.

SEON menghadirkan platform Fraud and AML Command Center yang memungkinkan institusi keuangan mendeteksi, menginvestigasi, dan menangani risiko dalam satu sistem terpadu. Pengguna dapat menyesuaikan aturan secara mandiri untuk merespons pola ancaman baru sekaligus mengelola workflow fraud dan kepatuhan secara lebih efisien.

Untuk memenuhi kebutuhan lokal, SEON telah membangun infrastruktur data di Indonesia agar pemrosesan data dilakukan di dalam negeri sesuai regulasi OJK serta mendukung pengambilan keputusan secara real-time.

Senior Vice President dan GM SEON, Troy Nyi Nyi, menyatakan Indonesia menjadi salah satu pasar fintech paling dinamis dengan tingkat kompleksitas fraud yang terus meningkat.

“SEON telah membangun fondasi kuat di Indonesia, mulai dari infrastruktur hingga dukungan pelanggan berskala besar, untuk membantu institusi menghadapi tantangan fraud yang semakin kompleks,” ujarnya.

Ekosistem layanan keuangan digital Indonesia terus berkembang pesat dengan nilai ekonomi digital yang diproyeksikan mendekati US$120 miliar pada 2026. Namun, pertumbuhan tersebut diikuti peningkatan risiko fraud dan scam.

Data Bank Indonesia menunjukkan jumlah transaksi pembayaran digital mencapai 4,67 miliar pada Februari 2026 atau naik 40,35% secara tahunan. Sementara itu, hingga 31 Januari 2026, OJK melalui Anti-Scam Centre menerima 448.442 laporan dan memblokir 415.385 akun.

SEON melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri membantu organisasi di Indonesia menghadapi pola serangan yang semakin terkoordinasi, lonjakan volume penipuan, serta tuntutan regulasi yang lebih kompleks.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, SEON akan menggelar RiskTech Connect Jakarta 2026 pada 28 April dengan tema AI-Powered Fraud Defenses. Acara ini akan membahas pemanfaatan AI untuk memperkuat proses onboarding, pemantauan transaksi, hingga manajemen kasus, sekaligus mempertemukan pelaku industri di bidang risiko, fraud, AML, dan transformasi digital.

GCG BUMN
Operasional SEON di Asia Pasifik berbasis di Singapore dengan dukungan bagi klien di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara secara lebih luas. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories