telkomsel halo

Digital Realty Bersama percepat ekspansi global infrastruktur AI

06:58:00 | 27 Apr 2026
Digital Realty Bersama percepat ekspansi global infrastruktur AI
JAKARTA (IndoTelko) - PT Digital Realty Bersama memperkuat ekspansi infrastruktur digital berbasis kecerdasan artifisial (AI) melalui pengembangan pusat data berstandar tinggi dan peluncuran solusi interkoneksi global ServiceFabric.

Perusahaan menghadirkan fasilitas data center carrier-neutral CGK10 dan CGK11 untuk mendukung konektivitas, pertukaran data, serta pengelolaan beban kerja berskala global. Kedua fasilitas ini telah mengantongi sertifikasi Tier IV yang menjamin tingkat ketersediaan hingga 99,995% dengan sistem cadangan penuh.

Director of Business & Commercial Digital Realty Bersama, Andha Yudha Permana, menyatakan perusahaan membangun fondasi infrastruktur yang tidak hanya andal, tetapi juga siap mendukung kebutuhan AI di Indonesia.

“Melalui fasilitas Tier IV, kami menghadirkan fondasi digital yang kokoh dan aman. Kami juga terus mengembangkan solusi interkoneksi untuk menjawab kebutuhan bisnis yang semakin kompleks,” ujarnya.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Digital Realty Bersama akan meluncurkan ServiceFabric pada semester II 2026. Platform ini dirancang sebagai solusi interkoneksi berbasis software-defined yang memungkinkan pelanggan mengelola konektivitas secara mandiri dan menghubungkan infrastruktur lokal ke jaringan global dalam waktu singkat.

ServiceFabric akan terintegrasi dengan PlatformDIGITAL, platform global milik Digital Realty, sehingga memungkinkan perusahaan di Indonesia mengakses ekosistem digital internasional secara lebih cepat, fleksibel, dan aman.

Solusi ini juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan komputasi berkinerja tinggi (HPC) dan pengembangan AI yang membutuhkan konektivitas berlatensi rendah serta kapasitas data besar.

Selain itu, posisi Digital Realty Bersama sebagai hub interkoneksi nasional diperkuat melalui kehadiran node Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) IIX-JK2 di fasilitas CGK11. Infrastruktur ini memungkinkan lalu lintas data domestik diproses dengan latensi rendah.

Chief Financial Officer Digital Realty Bersama, Krishna Worotikan, mengatakan integrasi infrastruktur dan konektivitas menjadi kunci dalam menghadapi lonjakan kebutuhan AI.

“AI akan menjadi katalis utama perubahan industri. Kami memastikan perusahaan di Indonesia dapat terhubung ke ekosistem global dengan lebih mudah melalui infrastruktur yang siap menangani beban kerja AI berskala besar,” ujarnya.

Seiring proyeksi nilai ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan melampaui USD130 miliar pada 2026, kebutuhan terhadap pusat data dan interkoneksi global dipastikan terus meningkat.

GCG BUMN
Melalui kombinasi data center Tier IV dan ServiceFabric, Digital Realty Bersama menargetkan dapat mempercepat transformasi digital sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem ekonomi digital global. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories