telkomsel halo

Allianz hadirkan Unit Link dengan proteksi jiwa hingga 500%

07:57:00 | 02 Nov 2026
Allianz hadirkan Unit Link dengan proteksi jiwa hingga 500%
JAKARTA (IndoTelko) PT Asuransi Allianz Life Indonesia meluncurkan SmartLink Guard Investa, produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit link yang menggabungkan perlindungan jiwa dengan peluang pengembangan nilai investasi.

Produk ini ditujukan bagi nasabah yang ingin mempersiapkan perlindungan keluarga sekaligus merencanakan kebutuhan finansial jangka panjang, termasuk membangun warisan bagi generasi berikutnya.

Salah satu fitur yang ditawarkan adalah manfaat perlindungan jiwa yang meningkat secara bertahap hingga mencapai 500% dari uang pertanggungan awal, sesuai ketentuan polis. Allianz juga menyediakan beragam pilihan subdana dalam mata uang rupiah dan dolar AS, termasuk strategi investasi berbasis emas.

SmartLink Guard Investa turut menawarkan subdana Smartwealth Rupiah Multi Asset Income Fund dan Smartwealth Dollar Balanced Global Income Fund yang berpotensi memberikan pendapatan tunai berkala setiap bulan. Besaran dan ketersediaan pendapatan tersebut bergantung pada kinerja subdana serta ketentuan yang berlaku, sehingga tidak dijamin.

Country Manager sekaligus Direktur Utama Allianz Life Indonesia, Alexander Grenz, mengatakan produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah yang ingin mengombinasikan perlindungan jiwa dan peluang pertumbuhan investasi di tengah kondisi pasar yang dinamis.

Menurut Chief Product Officer Allianz Life Indonesia, Cheang Khai Au, SmartLink Guard Investa melengkapi portofolio solusi Allianz dengan memberikan fleksibilitas bagi nasabah untuk memilih strategi investasi sesuai tujuan finansial dan profil risikonya.

Mayoritas subdana produk ini dikelola oleh PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia). Pilihannya mencakup strategi pendapatan tetap, multi-aset, pasar saham regional dan global, serta komoditas emas.

President Director dan Head of Indonesia AllianzGI Indonesia, Aliyahdin (Adi) Saugi, menyampaikan bahwa pengelolaan subdana dilakukan melalui pendekatan investasi aktif yang didukung riset untuk memanfaatkan peluang di berbagai kondisi pasar.

GCG BUMN
Allianz mengingatkan bahwa nilai investasi dapat naik maupun turun mengikuti kinerja subdana yang dipilih. Karena itu, nasabah perlu memahami risiko investasi, ketentuan polis, serta meninjau polis secara berkala agar tetap sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansialnya. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories