telkomsel halo

Humanica dan DataOn merger

05:31:35 | 16 Dec 2021
Humanica dan DataOn merger
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) - Penyedia solusi bisnis terkemuka di Thailand, Humanica Public Company, dan penyedia teknologi sumber daya manusia (human resources/HR) terkemuka di Asia Pasifik yang bermarkas di Indonesia, DataOn memasuki proses letter of intent untuk menggabungkan kedua bisnis dalam transaksi all-stock. 

Kesepakatan ini menyatukan dua perusahaan pemimpin pasar di Thailand dan Indonesia untuk menciptakan perusahaan kelas dunia dengan kemampuan melayani pasar yang tumbuh dengan sangat cepat di kawasan ini. Hasil merger ini akan menawarkan portofolio yang lebih beragam dan melayani lebih dari dua juta pengguna dengan teknologi tercanggih dan inovatif melalui software dan layanan outsourcing untuk payroll multi-country, yang telah dikembangkan selama lebih dari 20 tahun. 

Penggabungan dua perusahaan yang disetujui oleh Dewan Direksi di kedua perusahaan ini dengan suara bulat, dimana dinyatakan bahwa para pendiri DataOn mengakuisisi sekitar 21,6 persen saham perusahaan gabungan secara terdilusi sepenuhnya, sementara pemegang saham Humanica memiliki sekitar 78,4 persen. Transaksi ini masih menunggu persetujuan dari Bursa Saham Thailand dan para pemegang saham Humanica.

Dikatakan CEO Humanica, Soontorn Denthan, ia sangat gembira bergabung dengan DataOn yang memiliki talenta-talenta kreatif dan inovasi teknologi yang luar biasa, berkombinasi dengan Humanica untuk menciptakan perusahaan HR Tech terkemuka di kawasan ini. "Kami akan bersama-sama mengembangkan produk-produk flagship terbaru yang bisa digunakan oleh lebih dari 5.000 klien kedua perusahaan saat ini, serta bisa digunakan untuk penetrasi ke segmen pasar yang baru. Kami akan memperluas layanan outsourcing HR multi-country kami untuk menjangkau lebih dari 10 negara di kawasan dengan platform HR yang sudah di-localized sepenuhnya sehingga memberikan kami keunggulan kompetitif dibandingkan pemain regional yang tidak melakukan localize sepenuhnya di setiap negara. Sinergi dari merger ini akan meningkatkan topline ketika kami mengandalkan produk-produk baru di segmen pasar yang baru maupun existing, serta bottom line kami antara lain penghematan biaya," katanya.

Ditambahkannya, merger Humanica dan DataOn ini sangat menarik, karena DataOn adalah pemimpin penyedia solusi HR di Indonesia dan Humanica adalah penyedia solusi HR terbesar di Thailand. "Bersama, kita akan menjadi penyedia solusi HR terbesar di Asia. Kami beroperasi di empat negara dan akan menjadi pemimpin solusi HR di Asia karena kami bisa menyediakan solusi HR yang dilokalisasi sesuai kebutuhan di setiap negara,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, CEO DataOn, Gordon Enns mengatakan, Humanica dan DataOn adalah dua perusahaan luar biasa dan sudah jelas menjadi pemimpin solusi HR di Thailand dan Indonesia. "Saya gembira bisa membuka babak baru dari bisnis ini, apalagi tahu bahwa saya dan Khun Soontorn memiliki visi yang sama untuk mendukung transisi pelanggan menuju masa depan dunia kerja,” katanya. 

Ia menjelaskan, DataOn selalu menjadi perusahaan yang digerakkan oleh nilai-nilai yang mengedepankan pelanggan. Dengan merger ini, pelanggan akan terus bisa menikmati pengalaman layanan yang tiada duanya. Sementara perusahaan gabungan bisa menjalankan visi bersama dengan solusi yang lebih komprehensif dan terintegrasi, berpusat pada karyawan. 

“Kami akan memiliki peluang yang luar biasa di Thailand dan Indonesia. Humanica dan GreatDay HR (salah satu anak usaha DataOn) adalah dua perusahaan serupa. Jantung bisnis kita adalah hubungan antara perusahaan dengan keryawannya. Kami melihat, ke depannya kerja hybrid mungkin menjadi sesuatu yang permanen, meski tidak semuanya bekerja dari rumah atau kantor. Banyak perubahan di lingkungan kerja, demikian pula dengan hubungan perusahaan dan karyawan. Jadi kami membangun software yang akan mendukung itu semua,” tambahnya. (ak)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Editorial
Prahara di angkasa