Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
telkomsel halo

Red Hat Forum Asia Pacific 2021

Pertemukan para pakar di industri, pengambil keputusan, dan mitra Red Hat

09:19:00 | 04 Nov 2021
Pertemukan para pakar di industri, pengambil keputusan, dan mitra Red Hat
Albert Chai (dok)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) - Penyedia solusi open source terkemuka di dunia, Red Hat, Inc, kemarin (4/11) menyelenggarakan event virtual Red Hat Forum Asia Pacific 2021, salah satu ajang teknologi open source pertama di Asia Pasifik yang mempertemukan para pakar dalam industri, para pengambil keputusan utama di dunia bisnis, serta mitra Red Hat. Acara ini diadakan di enam negara, mulai dari 13 Oktober – 04 November 2021. 

Mengangkat tema “Open Your Perspective”, acara tahunan yang memasuki tahun ke-11 ini memberikan peluang kepada peserta dan mereka yang hadir untuk berkolaborasi dengan saling berbagi pengalaman,dalam hal inovasi dan insight. Dengan mendorong kolaborasi yang lebih mendalam, Red Hat Forum Asia Pacific memiliki target untuk memperluas perspektif tentang bagaimana open hybrid cloud dapat membantu enterprise menemukan solusi baru dan tools untuk berinovasi, menciptakan model-model bisnis baru, dan menetapkan langkah menuju masa depan digital. 

Dalam laporan State of Enterprise Open Source terkini dari Red Hat, software open source enterprise paling banyak digunakan untuk modernisasi infrastruktur. Penggunaan ini terus meningkat, di mana sebanyak 64% perusahaan (enterprise) kini menyebutkan hal itu sebagai penggunaan terbanyak, dari sebanyak 53% pada dua tahun lalu. 

Semakin banyak perusahaan pindah ke cloud, maka sangat penting bagi bisnis untuk memiliki fleksibilitas menjalankan aplikasi di berbagai lingkungan tanpa harus merancang kembali aplikasi mereka, melatih kembali karyawan mereka, atau menggunakan lingkungan yang berbeda. Ini bisa dicapai melalui open hybrid cloud yang memberikan kecepatan dan agilitas serta pengalaman cloud yang lebih fleksibel untuk mengakselerasi transformasi digital dalam bisnis mereka.  

Menurut General Manager dan Vice President Red Hat di Asia Pacific, Marjet Andriesse,  akan membuka Forum ini dengan keynote yang menjabarkan soal transformasi digital di dunia dengan tatanan baru ini dan bagaimana enterprise bisa menggunakan teknologi baru dan open source secara efektif untuk mendorong perubahan. 

“Pandemi ini telah meningkatkan investasi dalam infrastruktur cloud, dan semakin banyak perusahaan yang mengadopsi teknologi open source di dalam organisasi mereka. Melalui acara Red Hat Forum tahun ini, kami bersemangat untuk menunjukkan bagaimana perusahaan-perusahaan bisa menantang batas dan memanfaatkan open source untuk semakin mendorong transformasi digital melalui inovasi, sekaligus meningkatkan resiliensi. Format virtual memastikan bahwa kami bisa menjangkau peserta yang lebih luas dan terus mendorong pengadopsian open source dengan menggabungkan berbagai ide, kisah sukses dan insight,” katanya. 

Para peserta akan mendapatkan banyak insight tentang berbagai topik terkini dalam bidang open source, termasuk bagaimana layanan cloud terkelola memudahkan perusahaan-perusahaan untuk pindah ke layanan cloud pilihan mereka, membangun infrastruktur hybrid yang memenuhi kebutuhan saat ini dan di masa depan, serta memanfaatkan kekuatan teknologi cloud untuk meluncurkan berbagai proyek AI/ML. 

Pada ajang ini, Redhat juga memberikan penghargaan dalam momen Red Hat APAC Innovation Awards 2021, penghargaan kepada pelanggan yang memiliki pemikiran kreatif, tekad yang kuat dalam memecahkan masalah dan penggunaan solusi Red Hat yang inovatif. 

Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Standard Chartered Bank, Chunghwa Telecom, dan Bajaj Allianz Life Insurance adalah beberapa perusahaan yang telah menerima penghargaan itu pada ttahun lalu karena pemanfaatan solusi open source Red Hat secara luar biasa.

Para pemenang penghargaan tahun ini dibagi dalam lima kategori: Digital Transformation, hybrid Cloud Infrastructure, Cloud-Native Development, Automation, dan Resilience.
Di Indonesia sendiri 2 perusahaan berhasil memenangkan dua kategori, antara lain :
Kategori: Digital Transformation and Hybrid Cloud Infrastructure
Pemenang: BTPN Syariah

Bakti
Kategori: Digital Transformation and Cloud-native Development
Pemenang: PT. Pegadaian (Persero) 

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Financial Analysis
XL kurangi kepemilikan di PDGDC