telkomsel halo

SAS Viya Bantu Industri Rumuskan Analitik dan Prediksi

06:21:02 | 25 Feb 2021
SAS Viya Bantu Industri Rumuskan Analitik dan Prediksi
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) - SAS selaku perusahaan analisis global kembali berinovasi dan mempermudah akses platform berbasis cloud SAS® Viya®.Perkembangan produk terbaru membantu pelanggan mendemokratisasikan analitik secara lebih efisien di seluruh organisasi mereka sambil mengelola beban kerja analitik dengan mulus dan membangun SAS ke dalam berbagai aplikasi.

Dikatakan Program Vice President of Artificial Intelligence Research pada IDC, Ritu Jyoti,di antara para penyedia solusi analitik, SAS telah diakui mampu untuk menata ulang cara analitik dan menggunakan machine learning sehingga pengguna bisa mendapatkan hasil optimal yang bisa memecahkan tantangan bisnis dengan lebih cepat dan lebih akurat. Iterasi platform SAS Viya ini memberi pengguna di semua tingkat organisasi sebuah mesin pembelajaran mesin canggih yang gesit untuk membantu menguasai data kompleks yang ada di lingkungan cloud.

Sadar akan begitu banyak organisasi telah berjuang menghadapi pandemi global dan dampak-dampak yang terjadi karenanya, CEO dan pendiri SAS Jim Goodnight mengatakan bahwa solusi ini dapat membantu organisasi bisnis di masa-masa tersulit.  

“SAS Viya membantu organisasi melihat data, pelanggan, dan operasi mereka dengan cara baru yang mendorong pengambilan keputusan yang percaya diri. Perusahaan besar seperti Hanesbrands, Mercy, Banco Bradesco, dan perusahaan asuransi Qualitas mengandalkan SAS Viya setiap hari. Mereka berharap dapat mempercepat inovasi dan mengurangi biaya saat mereka mengoperasikan analitik," jelasnya.

SAS Viya menyediakan lapisan yang hilang antara model yang dikembangkan dalam berbagai bahasa dan sistem tempat model tersebut diterapkan, dan meniadakan kebutuhan pengkodean ulang yang memakan waktu.

Saat ini SAS Viya tersedia di platform cloud Microsoft Azure, menandai momentum terbaru dalam kemitraan strategis SAS dengan Microsoft yang diumumkan tahun lalu. Integrasi antara Azure dan platform analitik SAS Viya ini akan membuat pelanggan bisa mengintegrasikan sistem analitik SAS lingkungan cloud mereka dengan mudah, menjalankannya dengan andal, dan memberi pengguna kemudahan untuk akses ke inovasi terbaru serta mampu mengelola secara terpusat dengan perangkat yang sudah mereka kenal. Semua ini akan memungkinkan tim TI untuk bisa lebih fokus lebih pada beban kerja strategis bernilai tinggi yang membantu para pemimpin bisnis membuat keputusan yang lebih baik, dan bukan pada beban kerja analitik rutin.

Vice President of Global ISV Sales Microsoft, Casey McGeemengatakan,kemitraan yang telah dibangun bersama SAS membantu para pelanggan dalam mempercepat pertumbuhan dan memperluas inisiatif transformasi digital mereka.

“Kami sangat senang dengan inovasi terbaru SAS Viya yang memberikan pengalaman pelanggan yang mulus dengan Microsoft Azure dan akan membawa kekuatan analitik kepada pelanggan kami, di seluruh industri, sehingga memungkinkan mereka untuk membuat keputusan bisnis lebih cepat dan lebih efektif dalam pengalaman cloud yang unik untuk SAS dan Microsoft,” jelasnya.

Solusi Predict & Plan Consumer Demandyang dibangun di atas SAS Viya kini tersedia di Microsoft Azure Marketplace. Kapabilitas SAS yang telah teruji dalam membantu perusahaan ritel dan barang konsumen untuk meningkatkan akurasi perkiraan, meningkatkan margin, mengurangi tingkat stok, dan terhubung ke pelanggan secara dengan lebih intens, dikombinasikan dengan fleksibilitas Microsoft Azure mengotomatiskan tugas perencanaan kompleks yang meningkatkan efisiensi rantai pasokan. Ini adalah yang pertama dari banyak solusi analisis cloud khusus industri yang SAS dan Microsoft Azure rencanakan untuk dibangun bersama.

Pengguna SAS Viya lainnya mendorong batas-batas inovasi melalui analitik. Misalnya, Pemerintah Odisha, negara bagian India timur di Teluk Benggala, menggunakan platform analitik dan visualisasi untuk lebih memahami dan mengontrol efek pandemi COVID pada 46 juta penduduknya. Warga dan pejabat pemerintah Odisha secara proaktif menggunakan dasbor Covid-19 Negara Bagian Odisha sebagai satu-satunya sumber tepercaya untuk melacak tren tingkat infeksi, rawat inap, dan sumber daya medis yang tersedia. Dengan menggunakan platform ini, data warga yang teregistrasi, pelacakan kontak, kondisi kesehatan, dan kepatuhan karantina dikumpulkan, diubah, dan diproses untuk menghasilkan wawasan yang mendalam. 

Salah satunya COPD Foundation yang menggunakan SAS Viya untuk membuat perbedaan bagi anggota yang menghadapi pandemi.  Ketika pandemi COVID meningkat, 320 juta orang yang menderita penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merasa lebih rentan dari sebelumnya. Tetapi SAS Viya dan kapabilitas kecerdasan buatan (AI) yang dimiliki membantu COPD Foundation mengeksplorasi sebaran data yang tidak terstruktur, mengidentifikasi pola, dan membuat laporan yang mendalam bagi para anggotanya.  

Secara kolektif, ini memungkinkan organisasi untuk menunjukkan topik yang paling mengkhawatirkan bagi anggota - akses oksigen, obat-obatan, pekerjaan, dan layanan rehabilitasi paru. Itu membuat dukungan dan jangkauan yayasan lebih relevan di hari-hari awal pandemi ketika anggota paling membutuhkannya.

Juga University College Dublin yang membantu menyelamatkan bayi dan ibu dengan bantuan dari SAS Viya. Preeklamsia adalah komplikasi serius dari kehamilan yang mempengaruhi sepersepuluh kehamilan di seluruh dunia. Ini mengakibatkan kematian 50.000 wanita dan 500.000 bayi setiap tahun. Para peneliti dari Ireland's University College Dublin (UCD) bersama dengan AI Healthcare Hub mengembangkan alat yang membantu dokter mendiagnosis dan mengelola pasien dengan lebih baik untuk menyelamatkan nyawa ibu dan bayinya. 

SAS Viya menyediakan semua komponen yang diperlukan untuk menavigasi siklus hidup analitik dengan mulus sehingga peneliti UCD dapat secara interaktif menjelajahi data dan membangun serta menerapkan model analitik dalam satu lingkungan terpadu. 

Mengakuisisi Boemska membuat SAS Viya berbasis cloud lebih portabel dan dapat diskalakan.  Akuisisi SAS pada Januari 2021 atas Boemska, sebuah perusahaan manajemen beban kerja analitik yang berbasis di Inggris, memperkaya platform SAS Viya dengan kemampuan yang mempercepat migrasi cloud. Penawaran Boemska meningkatkan portabilitas SAS Viya dan model sumber terbuka untuk aplikasi seluler dan perusahaan. Mereka juga memudahkan pengembangan dan pelaksanaan model dan keputusan yang bergantung pada teknologi kode rendah dan tanpa kode untuk tugas-tugas seperti deteksi penipuan, keputusan peristiwa medis, dan identifikasi cacat produksi. Boemska juga menawarkan alat manajemen beban kerja perusahaan yang mengoptimalkan migrasi cloud.

Untuk pelanggan melihat data secara holistik di cloud, SAS bekerja sama dengan SingleStore. SAS dan perusahaan database SingleStore menciptakan hubungan strategis pada akhir tahun 2020 untuk meningkatkan kinerja, mengurangi biaya, dan membantu pelanggan dengan analitik dan kemampuan pengambilan keputusan di cloud. (sg)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year