Paket Phoenix
Paket Phoenix
telkomsel halo

Aplikasi PeduliLindungi terintegrasi dengan Gojek

12:59:30 | 01 Jul 2020
Aplikasi PeduliLindungi terintegrasi dengan Gojek
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan integrasi aplikasi PeduliLindungi dengan Gojek untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.  

“Dalam rangka memperluas penggunaan dan pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi, serta sebagai bagian dari upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, Kementerian Kominfo dan Kementerian BUMN bekerja sama dengan berbagai pihak mengembangkan fitur PeduliLindungi,” ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (30/6).

Dirjen Ramli menuturkan aplikasi PeduliLindungi milik Pemerintah yang dikembangkan Telkom Indonesia dan beberapa provider lain aman digunakan. “Aplikasi PeduliLindungi mampu melakukan tracing (penelusuran) dan tracking (pelacakan) lokasi masyarakat dengan menggunakan teknologi bluetooth yang terenkripsi dan aman untuk digunakan,” tegasnya.

Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi menyatakan, aplikasi pedulilindungi sudah didownload lebih dari 4 juta kali. "Sebelumnya memang lebih berfungsi sebagai tracking, tracing dan fencing, tapi harapan ke depan segera masuk ke tahap berikutnya sebagai fungsi screening sehingga bisa dimanfaatkan oleh ratusan juta rakyat Indonesia sebagai infrastruktur yang normal baru mengatasi masalah Pandemi Covid-19," paparnya.

Menurut Wamen BUMN Aplikasi PeduliLindungi merupakan salah satu infrastruktur dasar normal yang baru. "Fungsi screening diperlukan untuk kesehatan bukan security, dan akan menjadi salah satu infrastruktur dasar dari normal baru sesudah Covid-19. Oleh karena itu, kita harus bikin seefisien mungkin, sebaik mungkin, secepat mungkin, semudah mungkin agar setiap manusia tidak usah takut beraktifitas," tuturnya.

Direktur Utama Telkom Ririek Ardiansyah menyatakan aplikasi akan dikembangkan dengan melengkapi beragam fitur yang akan dapat memudahkan masyarakat di era kenormalan baru. " Lewat aplikasi ini ingin mempermudah masyarakat untuk menjalani kehidupan yang masuk new normal. Kita lengkapi juga dengan berbagai fitur tambahan yang akan berevolusi nantinya mobilitas masyarakat bisa lebih mudah daripada harus membawa kartu atau surat bukti bebas Covid-19," ujarnya.

Menurut Dirut Telkom, Aplikasi PeduliLindungi juga akan digunakan untuk mengelola kunjungan wisatawan dari luar negeri, khususnya di sepuluh destinasi wisata unggulan. "Kita akan terus kembangkan fitur termasuk bagaimana untuk mengatur para turis yang datang dari luar negeri dengan mengatur (melalui Aplikasi PeduliLindungi) di perbatasan sudah kita atur. Ultimate-nya tentunya kita ingin agar kegiatan ekonomi bisa berjalan dan risiko pandemi Covid-19 bisa dikurangi," jelasnya.

Kolaborasi Ekosistem
Menurut Dirjen Ramli, melalui integrasi tersebut, masyarakat pada umumnya dapat mengakses langsung aplikasi PeduliLindungi di Gojek. “Di samping itu, pengguna Gojek juga mendapatkan informasi tentang manfaat berpartisipasi dalam PeduliLindungi melalui link yang terdapat di shuffle card dan inbox aplikasi Gojek serta media sosial,” jelasnya.

Keberadaan aplikasi PeduliLIndungi dalam ekosistem Gojek diharapkan dapat meningkatkan partisipasi jutaan pengguna Gojek, “Baik konsumen, mitra driver, maupun mitra UMKM GoFood - dan masyarakat Indonesia dalam upaya pelacakan dan meredam penyebaran pandemi Covid-19,” papar Dirjen PPI.  

Kominfo terus membuka ruang kerja sama dengan seluruh mitra kerja untuk pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi saat menghadapi new normal.

Paket Phoenix
“Kami yakin karena Gojek itu drivernya juga langsung berhubungan dengan publik yang sangat luas, maka PeduliLindungi bisa menjadi bagian dari menghadapi New Normal kedepan,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintahan Gojek, Shinto Nugroho mengatakan, PeduliLindungi merupakan aplikasi sangat penting karena dalam aktifitas sehari-hari, tidak dilepaskan dari jejak bepergian setiap orang, sehingga seseorang tidak hanya untuk melindungi diri sendiri tetapi juga orang di sekitarnya.

“Kita sebenarnya sangat bangga karena yang kita targetkan 1 juta yang download PeduliLindungi dalam 6 bulan, tapi ini baru diluncurkan satu minggu dan saat ini jumlah yang men-download dengan push dari aplikasi Gojek sudah sekitar 82 ribu,” kata Shinto.(wn)  

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom Digital Solution
Kuota Ketengan
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Kuota Ketengan