Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019
telkomsel halo

Alibaba Cloud akan panaskan bisnis data center di Indonesia

05:16:56 | 15 Feb 2019
Alibaba Cloud akan panaskan bisnis data center di Indonesia
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – International Data Corporation (IDC) menyakini adanya peluncuran kedua operasi Alibaba Cloud di Indonesia akan meningkatkan konsolidasi dan migrasi pusat data yang mendorong perusahaan lokal untuk mengadopsi strategi multi-cloud.

IDC menyakini permintaan akan layanan infrastruktur akan meningkat seiring dengan banyaknya perusahaan di Indonesia yang berinvestasi dalam perjalanan transformasi digital (DX).

IDC memperkirakan ekspansi Alibaba di Indonesia akan berpotensi menciptakan peluang pertumbuhan baru bagi perusahaan lokal karena peningkatan pusat data di Indonesia akan mengatasi permintaan komputasi awan yang cost-effective dan scalable dan memberikan pilihan bagi perusahaan di Indonesia untuk membangun bisnis dan beban kerja secara lokal.

Selain itu, kehadiran penyedia layanan komputasi awan global di pasar lokal akan memungkinkan perusahaan untuk melihat kembali strategi pusat data mereka untuk mendapatkan manfaat dari pusat data hyper-converged dan hyper-scale¬ tanpa mengkhawatirkankedaulatan data.

Indonesia telah agresif dalam pertumbuhan ekonomi, termasuk dalam inovasi dan inisiatif digital di seluruh wilayah. Potensi negara ini telah menarik usaha digital dan mengarah pada pembentukan perusahaan digital yang menumbuhkan bisnis serta konsumsi di Indonesia.

Berdasarkan penelitian terbaru IDC, ada sekitar 80% perusahaan yang saat ini menganggap DX sebagai strategi inti, sementara sisanya mengakui pentingnya menciptakan DX di masa depan. Sementara Analytics dan Cloud dianggap sebagai teknologi inti, teknologi baru seperti Artificial Intelligence, Machine Learning dan Internet of Things (IoT) adalah kapabilitas eksplorasi utama yang akan ditingkatkan oleh perusahaan di Indonesia.

Market Analyst IT Services IDC Indonesia Meily Lisdiyanti mengatakan permintaan layanan komputasi awan telah meningkat di seluruh vertikal dengan adanya adopsi dari solusi seperti Artificial Intelegence (IA), Internet of Things (IoT), Big Data.

"Dikarenakan teknologi ini mengumpulkan banyak data secara real time, maka akan membutuhkan infrastruktur yang lebih efektif dan hemat biaya. IDC yakin bahwa hal ini sejalan dengan strategi pasar lokal dan tujuan untuk mengurangi belanja IT, meningkatkan ketangkasan IT dan mempercepat inovasi. Penyedia lokal perlu mengemas ulang layanan mereka agar sama kompetitifnya dengan pemain global,” katanya.

Head of Services IDC ASEAN Sreenath Kandarpah menambahkan pusat data saat ini menjadi permata baru untuk semua bisnis termasuk pemerintah dimana mereka harus bergantung padanya untuk mencapai nilai bisnis yang lebih besar daripada pengeluaran mereka. Ini yang menjadi tulang punggung untuk mendukung pertumbuhan bisnis besar, UKM dan bisnis startup.

Telkom Marketing 2
"Indonesia adalah pasar dengan dukungan pemerintah yang kuat untuk bisnis, populasi besar dan ekonomi yang berkembang pesat. Artinya, munculnya operasi Alibaba Cloud akan secara bersamaan menciptakan persaingan yang hanya akan membuat pemain lokal meningkatkan permainan mereka. Agar tetap kompetitif di pasar, penyedia layanan lokal harus mengevaluasi kembali pendekatan mereka terhadap perusahaan dengan memberikan harga yang menarik dan layanan tambahan serta berkomitmen untuk membantu negara mencapai upaya digitalisasi dan meningkatkan ekonomi digital nasional,” tambahnya.

IDC yakin bahwa teknologi komputasi awan akan menjadi semakin penting pada setiap pengambilan keputusan pengadopsian teknologi. Kehadiran cloud dari Alibaba di Indonesia akan meningkatkan tantangan bagi para penyedia layanan pusat data lokal karena banyak dari mereka berjuang untuk mempertahankan bisnis mereka karena kurangnya efisiensi, rendahnya permanfaatan dan preferensi perusahaan untuk menggunakan penyedia layanan pusat data global.

Angkasa Pura 2
Akibatnya, pusat data lokal akan lebih banyak melakukan konsolidasi dan meningkatkan fasilitas mereka agar sesuai dengan penyedia data global. Penyedia layanan komputansi awan baik lokal maupun global perlu menyusun kembali strategi mereka sendiri karena persaingan untuk penyedia layanan komputasi awan yang berfokus pada pasar lokal diperkirakan akan meningkat.(ak)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
atta 300 x 250.gif
More Stories
telkom sigma
Financial Analysis
CCSI raih dana IPO Rp50 miliar