JAKARTA (IndoTelko) - Tanoto Foundation kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan talenta muda berdaya saing melalui pengukuhan 176 penerima Beasiswa Kepemimpinan TELADAN (Transformasi Edukasi untuk Melahirkan Pemimpin Masa Depan) angkatan 2026. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa tidak hanya dengan dukungan finansial, tetapi juga penguatan soft skills dan kepemimpinan yang relevan dengan dinamika dunia kerja.
Tantangan pasar tenaga kerja yang semakin kompleks menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan nonteknis yang mumpuni. Sejumlah riset global menunjukkan bahwa individu dengan soft skills kuat cenderung lebih adaptif, memiliki prospek karier lebih baik, serta lebih tangguh menghadapi perubahan. Sejalan dengan hal tersebut, Tanoto Foundation melalui Program TELADAN mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sebanyak 176 Tanoto Scholars terpilih dari total 9.283 pendaftar yang mengikuti proses seleksi berlapis sejak Juli hingga November 2025. Mereka berasal dari 10 perguruan tinggi mitra, yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, IPB University, Universitas Riau, Universitas Sumatra Utara, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Mulawarman.
Selama tujuh semester, para penerima beasiswa akan mengikuti rangkaian pengembangan kepemimpinan untuk membentuk sembilan karakter utama, mulai dari kesadaran diri, integritas, ketangguhan, hingga semangat kewirausahaan. Program ini dirancang dalam tiga fase pengembangan, meliputi lead self, lead others, dan professional preparation, yang mencakup kegiatan pengabdian masyarakat, jejaring nasional, pengalaman magang, hingga persiapan karier.
Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, yang hadir dalam acara pengukuhan, menyampaikan apresiasi terhadap peran Tanoto Foundation dalam membuka akses pendidikan dan menciptakan kesetaraan peluang. Ia menekankan bahwa beasiswa ini merupakan amanah untuk memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, CEO Tanoto Foundation Benny Lee menyatakan bahwa Program TELADAN merupakan bagian dari komitmen jangka panjang organisasi dalam menyiapkan pemimpin masa depan Indonesia yang berintegritas dan berempati. Ia mendorong para Tanoto Scholars untuk menerapkan semangat pay it forward dengan memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
“Kesempatan ini bukan untuk berpuas diri, tetapi menjadi ruang untuk terus belajar, bertumbuh, dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Benny.
Berdasarkan Laporan Evaluasi Program TELADAN 2025, alumni program ini tercatat memiliki peluang 27% lebih tinggi untuk memperoleh pekerjaan dan potensi pendapatan 36% lebih besar dibandingkan mahasiswa nonpenerima. Program ini juga dinilai mampu meningkatkan mobilitas sosial alumni hingga dua kali lipat, dengan sejumlah lulusan menyamai bahkan melampaui pendapatan orang tua mereka dalam waktu singkat. Tak hanya itu, para pemberi kerja menilai alumni TELADAN unggul dalam adaptasi, kepemimpinan, dan komunikasi.
Dengan pengukuhan angkatan 2026 ini, Tanoto Foundation berharap Program TELADAN terus melahirkan generasi pemimpin muda yang berkarakter dan siap memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia. (mas)