JAKARTA (IndoTelko) – Konten digital di Indonesia diyakini akan terus tumbuh sehingga membuat peluang bagi bisnis storage baik berbasis cloud atau hardware.
“Walau kurs rupiah tengah fluktuatif terhadap dollar AS, tetapi konten digital terus tumbuh. Ini menjadi peluang bagi bisnis Western Digital,” ungkap Account Manager WD Indonesia Tjhin Merry, kemarin.
Menurutnya, naiknya kebutuhan digital konten di Indonesia membuat bisnis penyimpanan data ikut terkerek. “Kita sesuaikan harga dengan perkembangan pasar,” katanya.
Western Digital baru saja memperbarui fitur My Cloud OS (Operating System) yang kini hadir dalam versi ketiga, yakni My Cloud OS 3 di Indonesia. Setidaknya, ada tiga kelebihan pada My Cloud OS 3 yang semakin memudahkan pengguna dalam mengakses perangkat penyimpanan tersebut.
Perangkat lunak ini menampilkan antar muka yang intuitif dengan konten yang beragam, serta kemampuan backup dan sinkronisasi yang cepat. Kemudian, pengguna tak perlu khawatir kehilangan data penting dan Interface WD My Cloud OS 3 ini juga sangat mudah dioperasikan.
Perangkat lunak ini bisa menghubungkan PC (Personal Computer) maupun notebook dengan perangkat lainnya, smartphone atau tablet. Bagi pengguna yang punya dua perangkat PC dan laptop, dengan My Cloud OS 3 maka kedua perangkat itu bisa disinkronisasikan.
Western Digital bekerja sama dengan Plex dan Milestone dan telah mengembangkan ekstensi maupun fitur-fitur baru yang didasarkan pada SKK (Software Developer Kit). Perseroan juga memperkenalkan perangkat keras My Cloud Mirror. Piranti penyimpanan ini hadir dengan fitur-fitur lengkap yang tersedia pada My Cloud OS 3.(ak)