JAKARTA (IndoTelko) – Aplikasi pemesanan taksi, GrabTaxi, melakukan ekspansi ke ranah Minang dengan meluncurkan uji coba versi Beta di kota Padang, pada Senin (2/3).
Padang adalah kota kedua di Indonesia bagi GrabTaxi dan kota ke-18 secara regional. Aplikasi ini telah hadir di enam negara yakni Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, Vietnam dan Indonesia. Untuk wilayah Jakarta, GrabTaxi juga mengumumkan perpanjangan promosi AMAN.
“Sejak GrabTaxi diluncurkan pertama kali di Jakarta, Indonesia pada bulan Juni 2014, respon dari para komuter dan pengemudi taksi sangat fantastis, bahkan permintaan untuk hadir di berbagai kota di Indonesia terus berdatangan, baik dari komuter maupun pengemudi taksi. Setelah melakukan studi pasar dan persiapan selama beberapa bulan yang mencakup pendirian kantor cabang, rekrutmen serta pelatihan bagi staf dan pengemudi taksi, mulai 2 Maret ini kami bisa menghadirkan layanan di di Padang, sebuah langkah awal dari rencana ekspansi lanjutan kami di Indonesia,” ujar Pendiri dan CEO GrabTaxi Anthony Tan dalam rilisnya, kemarin.
Untuk merayakan peluncuran versi Beta di Padang, GrabTaxi memberikan potongan Rp 15 ribu dari tarif yang tetera di argo bagi para komuter di Padang dan sekitarnya yang menguji kenyamanan dan keamanan memesan taksi dengan GrabTaxi hingga 31 Mei dan menggunakan kode promosi RANCAK.
Promosi RANCAK dari GrabTaxi ini hanya berlaku untuk taksi reguler dengan lokasi penjemputan dan tujuan di kota Padang dan sekitarnya (termasuk Bukittingi, Payakumbuh, dan lainnya) hingga 31 Mei 2015 dan tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya dari GrabTaxi.
Sementara itu, khusus area Jakarta, GrabTaxi memperpanjang periode promosi AMAN hingga minggu kedua Maret. Dengan demikian, para komuter di Jakarta bisa terus menikmati potongan Rp 20 ribu dari tarif yang tertera di argo dengan menggunakan kode promosi AMAN.
“GrabTaxi dikembangkan untuk memberikan jaminan, keamanan dan kecepatan dalam memesan dan berkendara dengan taksi. Kami memastikan para mitra pengemudi dan operator taksi memiliki izin resmi, melakukan proses security screening 3600 baik secara administratif maupun melalui survei lapangan. Penduduk kota Padang tidak perlu khawatir dan takut menggunakan taksi, kita punya kendali di tangan kita untuk terhindar dari berbagai risiko terpapar aksi kecurangan dan kriminal oleh oknum pengemudi,” jelas Regional Head of Operations GrabTaxi Adelene Foo.
Saat ini GrabTaxi menjadi aplikasi pemesanan taksi yang paling banyak digunakan di Asia Tenggara, dengan diunduh di lebih dari 3 juta perangkat mobile di 6 negara, jumlah pengguna rata-rata 620.000 per bulan dan 6 pemesanan taksi dalam 1 detik.
Aplikasi yang sama, dapat digunakan di 17 kota di 6 negara (Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam dan Thailand) sehingga pengalaman memesan taksi dengan GrabTaxi bebas dari kendala geografis.(ak)