telkomsel halo

TelkomGroup, Mitratel, dan AALTO perkuat kolaborasi HAPS

07:57:00 | 05 Mar 2026
TelkomGroup, Mitratel, dan AALTO perkuat kolaborasi HAPS
JAKARTA (IndoTelko) - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) dan AALTO HAPS Limited, anak usaha Airbus, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk melanjutkan pengembangan Stratospace dan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian Mobile World Congress 2026 pada Senin (2/3), menegaskan komitmen menghadirkan solusi konektivitas inovatif dan berkelanjutan.

Dalam kerja sama ini, AALTO akan berperan sebagai penyedia layanan konektivitas Stratospace sekaligus operator Stratocraft berbasis High Altitude Platform System (HAPS), termasuk penempatan, pengoperasian, dan pengelolaan platform di stratosfer. Mitratel, sebagai operating company dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, akan mendukung melalui penyediaan dan pengelolaan infrastruktur menara telekomunikasi.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi TelkomGroup dalam membangun fondasi infrastruktur generasi berikutnya yang melengkapi jaringan terestrial. Ia menegaskan bahwa teknologi HAPS berpotensi menjawab tantangan konektivitas di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) serta dapat dimanfaatkan dalam situasi kebencanaan saat infrastruktur darat terganggu.

TelkomGroup juga memastikan setiap tahapan implementasi akan melalui pengujian dan studi kelayakan komprehensif, dengan menjunjung prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku.

CEO Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko menyatakan, sinergi antara infrastruktur menara dan teknologi HAPS diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan, memperluas cakupan, dan memperkuat ketahanan sistem telekomunikasi nasional. Menurutnya, MoU ini menjadi landasan strategis untuk menyusun peta jalan implementasi jangka panjang yang terukur.

Sementara itu, CEO AALTO, Hughes Boulnois menyebut, penguatan kolaborasi ini terjadi di tengah meningkatnya momentum komersial teknologi Stratospace. Ia menilai kemampuan platform Zephyr dalam menghadirkan konektivitas direct-to-device membuka peluang menjangkau wilayah dengan keterbatasan akses sekaligus meningkatkan keandalan jaringan, dengan Asia-Pasifik sebagai kawasan strategis pertumbuhan.

GCG BUMN
Perpanjangan MoU hingga Oktober 2027 menandai komitmen kedua pihak untuk terus mengevaluasi integrasi teknologi HAPS dengan infrastruktur telekomunikasi nasional, sebagai bagian dari upaya memperluas akses konektivitas dan mempercepat transformasi digital Indonesia. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Ramadan 2026
More Stories