telkomsel halo

Fynd ekspansi ke Indonesia, dorong ritel berbasis AI

06:59:00 | 03 Mar 2026
Fynd ekspansi ke Indonesia, dorong ritel berbasis AI
JAKARTA (IndoTelko) - Fynd, perusahaan teknologi ritel berbasis kecerdasan buatan (AI) yang didukung Reliance Retail Ventures Limited, resmi meluncurkan operasionalnya di Indonesia. Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi pertumbuhan Fynd di Asia Tenggara sekaligus memperkuat perannya dalam mendorong transformasi ritel di pasar ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang.

Melalui peluncuran ini, Fynd menghadirkan platform perdagangan berbasis AI-native yang mengintegrasikan toko fisik, online, desain, produksi, hingga rantai pasok dalam satu ekosistem terpadu. Solusi StoreOS dari Fynd mencakup teknologi POS modern, fitur Endless Aisle, serta Clienteling untuk mendukung pengalaman pelanggan yang lebih personal. Sementara itu, Storefront memungkinkan brand membangun kanal e-commerce yang skalabel dan berfokus pada identitas merek.

Fynd juga menghadirkan Fynd Konnect yang menyediakan integrasi plug-and-play dengan berbagai marketplace seperti Shopee, Lazada, dan TikTok, sehingga pelaku usaha dapat mengelola seluruh kanal penjualan melalui satu dasbor terpadu. Untuk operasional, tersedia sistem Warehouse Management (WMS) dan Transport Management (TMS) tingkat perusahaan guna meningkatkan efisiensi inventaris dan distribusi.

Selain itu, Fynd memperkenalkan Fynd Create, solusi inovatif berbasis AI yang menawarkan Design-as-a-Service, Garment-as-a-Service, hingga kemampuan photoshoot berbasis AI. Pendekatan ini membantu merek fashion mempercepat pengembangan produk, mengurangi kebutuhan sampling konvensional, serta memangkas waktu peluncuran ke pasar dengan pendekatan berbasis data.

Kolaborasi dengan APGAI

Untuk memperkuat adopsi teknologi di industri fashion nasional, Fynd menjalin kemitraan dengan Asosiasi Pengusaha Garmen dan Aksesoris Indonesia (APGAI), asosiasi yang didukung pemerintah dan mewakili sektor garmen serta aksesoris Indonesia. Berdiri sejak awal 1990-an, APGAI berperan dalam meningkatkan daya saing industri fashion nasional dan menaungi sejumlah kelompok ritel besar seperti Delami Group dan Sorella Group.

Melalui kolaborasi ini, Fynd akan mendukung transformasi digital anggota APGAI, memodernisasi alur kerja desain dan produksi, serta memperkuat infrastruktur omnichannel.

Chief Business Officer - Global Fynd, Ronak Modi, menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan infrastruktur ritel modern yang terintegrasi, bukan sekadar penambahan fitur e-commerce. Dengan menghadirkan platform AI-native dan bermitra dengan APGAI, Fynd menargetkan untuk membantu merek lokal tumbuh lebih cepat, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperluas daya saing global.

GCG BUMN
Ekspansi ke Indonesia melengkapi jejak operasional Fynd di India, kawasan GCC, dan Afrika. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk memberdayakan peritel dan merek fashion Indonesia dalam meraih pertumbuhan yang lebih skalabel dan berbasis AI di salah satu pasar digital paling prospektif di dunia. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Ramadan 2026
More Stories