telkomsel halo

Ericsson berikan solusi AIR untuk adopsi 5G di mid band frekuensi

04:59:08 | 16 Jul 2020
Ericsson berikan solusi AIR untuk adopsi 5G di mid band frekuensi
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) - Ericsson menawarkan Hybrid AIR dan Interleaved AIR bagi operator agar dapat mengimplementasikan jaringan 5G di pita frekuensi sedang (mid band) lebih cepat dan dalam skala lebih luas tanpa perlu menambah footprint.

Hybrid AIR dan Interleaved AIR adalah solusi terbaru di portofolio Ericsson Radio System, yang meningkatkan produk 5G perusahaan.

Ericsson memahami bahwa keterbatasan ruang fisik di beberapa menara BTS menjadi tantangan bagi penyedia layanan komunikasi, yang ingin memperluas jaringan mereka untuk mengimplementasikan 5G. Solusi AIR yang baru secara langsung mengatasi masalah tersebut dan memungkinkan penyedia layanan komunikasi mengelola lokasi dan menara BTS makro yang kian kompleks, serta mengurangi footprint dan biaya optimasi jaringan.

Tidak diperlukan ruang fisik tambahan di lokasi saat ini. Saat diimplementasikan dengan teknologi Massive MIMO, penyedia layanan komunikasi dapat mengimplementasikan 5G di pita frekuensi sedang dengan solusi baru ini yang lebih cepat dan dalam skala lebih besar.

"Ini adalah isu footprint. Di beberapa lokasi jaringan, ukuran perangkat adalah segalanya. Penyedia layanan komunikasi secara global sering memiliki kemungkinan terbatas  dalam menambah ruang fisik yang sudah penuh dengan peralatan jaringan. Mereka membutuhkan solusi yang sesuai dengan ketersediaan ruang yang ada saat ini selagi tetap memberikan kinerja luar biasa. Dengan solusi Hybrid AIR dan Interleaved AIR, kami dapat membantu pelanggan kami untuk memberikan manfaat 5G Massive MIMO dengan cepat kepada lebih banyak pengguna. Peluncuran ini juga menunjukkan efektivitas produk Kathrein Mobile Communication – penyedia teknologi antena dan filter terkemuka yang telah diakuisisi oleh Ericsson pada Oktober 2019, dan terintegrasi penuh dalam Ericsson Radio System kami,” kata Head of Product Area Networks, Ericsson Per Narvinger.

Dengan teknologi antena Kathrein Mobile Communication, Hybrid AIR dan Interleaved AIR dapat mengaktifkan 5G di pita frekuensi sedang dengan menggabungkan antenna-integrated radio dengan multiband passive antenna technology pada satu bidang fisik perangkat.

Simulasi perhitungan para ahli Ericsson menunjukkan bahwa peningkatan ke Hybrid AIR atau  Interleaved AIR dengan Massive MIMO dapat menghasilkan kapasitas pita lebar seluler tujuh kali lebih besar daripada yang saat ini tersedia dari antena multiband. Peningkatan kapasitas berasal dari efisiensi spektral Frequency Division Duplex (FDD) yang ditingkatkan, pita FDD baru, dan tambahan Massive MIMO di pita frekuensi sedang. Solusi AIR baru juga meningkatkan kapasitas 4G.

Swisscom dan Vodafone Group adalah dua mitra Ericsson, yang telah lama bekerja sama dengan perusahaan untuk mengembangkan solusi tersebut.(wn)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom Digital Solution
More Stories
Data Center Service Provider of the year
XL Ditengah Pandemi