JAKARTA (IndoTelko) – Vendor asal Tiongkok, Oppo, ingin meningkatkan pangsa pasarnya di Indonesia pasca menguasai 8,8% pasar smartphone pada kuartal keempat 2014.
Media Engagement Oppo Indonesia Aryo Meidianto mengutip hasil riset IDC menyatakan dengan penguasaan pangsa pasar sebesar di atas, Oppo berhasil masuk ke jajaran lima besar di Indonesia.
“Kami tahun ini akan lebih agresif. Salah satunya dengan menawarkan smartphone Android Mirror 3 yang membidik segmen pelajar dan pasar menengah,” katanya kemarin.
Produk yang dibanderol Rp 3,2 juta itu memiliki fungsi remote yang bisa dipakai untuk mengendalikan alat elektronik seperti, televisi, pemutar DVD, bahkan hingga pendingin ruangan.
Mirror 3 juga dibekali dengan kemampuan mengisi daya baterai secara cepat selama 90 menit agar baterai terisi penuh.
Sekadar diketahui, sepanjang 2014, Oppo mengatakan telah memasukkan 11 model smartphone ke Indonesia.
Vendor ini tengah berencana membangun pabrik di kawasan Mauk, Tangerang, Banten, untuk memenuhi rencana program Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40% bagi produk 4G.
Targetnya, jika pabrik beroperasi pada April mendatang, bisa memproduksi 500.000 unit smartphone per bulan. Dana sebesar US$ 30 juta diinvestasikan untuk membangun pabrik tersebut di Indonesia.
Saat ini Oppo mengklaim telah memenuhi syarat TKDN sebesar 25% yang dihitung berdasarkan pembukaan lapangan kerja di Indonesia, layanan purna jual, toko retail, hingga peranti lunak dan penyediaan bahasa Indonesia di produk Oppo.(wn)