Paket rumah ceria
Paket rumah ceria
NeuAPIX
telkomsel halo

Investasi di Mobile Commerce Kian Jumbo

11:28:59 | 21 Jan 2015
Investasi di Mobile Commerce Kian Jumbo
Ilustrasi (dok)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Mobile commerce kian mendapat perhatian di mata investor global.

Data yang dirilis Digi-Capital memprediksi pemodal ventura sepanjang kuartal ketiga 2013 ke kuartal ketiga 2014 menggelontorkan dana sekitar US$ 4,2 miliar. Angka ini naik dibandingkan 2013 sebesar US$ 1,2 miliar, dan melesat dibandingkan dua tahun sebelumnya sebesar US$ 829 juta.

Kebanyakan dana mengalir ke pemain seperti Uber atau Pinterest serta pemain start up di m-commerce. Aplikasi m-commerce berhasil mengubah jalur distribusi yang ada selama ini seperti di pasar pemesanan makanan atau layanan parkir. Sejauh ini m-commerce di pasar Amerika Serikat baru mencicipi sekitar 1% dari bisnis retail dan diprediksi akan naik terus di masa mendatang.

Diperkirakan investasi di sektor m-commerce akan terus naik seiring munculnya tren-tren baru seperti  visual commerce, dan spesialisasi berbasis aplikasi. Banyaknya pemain diperkirakan juga akan memacu konsolidasi antar pemain.

Paket rumah ceria
Kondisi Indonesia
Secara terpisah, CEO MetraPlasa Aulia E Marinto mengakui m-commerce juga menjadi masa depan di Indonesia karena kondisi konektivitas yang ada.“Tak bisa dipungkiri seluler menguasai konektivitas di Indonesia, itu sudah given,” katanya.

Menurutnya, di Indonesia m-commerce baru tahap permulaan sehingga tidak perlu pemain marketplace memiliki aplikasi. “Kalau kami di Blanja memang ada keinginan membuat aplikasi, tetapi sekarang saya lihat dari koneksi seluler sudah cukup
mendapatkan first buyer,” katanya.

NeuAPIX
Dijelaskannya, idealnya aplikasi mobile dimiliki untuk hadirnya penambahan fitur yang membuat pengguna menjadi lebih terikat dengan marketplace. “Masalahnya, habbit pengguna internet di Indonesia itu masih web based dan price hunter. Kita hadirkan aplikasi seperti gagah-gagahan saja,” katanya.(id)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Financial Analysis
BEI suspensi saham TiPhone