UMKM binaan Telkom raup 82 prospek bisnis dari 18 negara di TEI 2026

07:59:00 | 04 Nov 2026
UMKM binaan Telkom raup 82 prospek bisnis dari 18 negara di TEI 2026
JAKARTA (IndoTelko) - Enam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berhasil menghimpun 82 prospek pembeli atau buyer leads dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Dari jumlah tersebut, 35 prospek berasal dari calon pembeli internasional yang tersebar di 18 negara.

Partisipasi enam UMKM tersebut berlangsung pada 1418 Oktober 2026. Melalui keikutsertaan ini, TelkomGroup mendorong produk unggulan lokal agar semakin dikenal di pasar global sekaligus membuka peluang kemitraan bisnis lintas negara.

Enam UMKM yang berpartisipasi adalah Keumamah Cutkak, Fiorellya by Dwee, Dbaloy, Rendang Oma Keenan, Zura Snack, dan IQLEEM. Produk yang ditampilkan beragam, mulai dari olahan makanan khas Indonesia, busana muslimah, hingga produk manufaktur pakaian.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, mengatakan partisipasi dalam TEI merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat kapasitas usaha dan memperluas akses pasar UMKM.

Menurutnya, keberhasilan mengikuti pameran tidak hanya diukur dari transaksi selama kegiatan, tetapi juga dari potensi kemitraan yang dapat ditindaklanjuti setelah acara. Telkom mendorong UMKM meningkatkan kualitas produk, kesiapan bisnis, serta membangun hubungan jangka panjang dengan mitra internasional.

Dari enam peserta, IQLEEM mencatat prospek pembeli terbanyak dengan 50 leads. Fiorellya by Dwee mengumpulkan 11 leads, sedangkan Dbaloy memperoleh 12 leads dan mulai menjajaki peluang pengiriman produk ke sejumlah negara, termasuk Brunei Darussalam, Kuwait, Malaysia, Jepang, dan Kepulauan Solomon.

Keumamah Cutkak mengantongi tiga leads, termasuk pembelian sampel oleh calon pembeli dari Jepang dan Malaysia. Rendang Oma Keenan juga memperoleh tiga leads, salah satunya berupa permintaan proposal resmi dari calon mitra di India dan Brunei Darussalam.

Sementara itu, Zura Snack menghimpun tiga leads, termasuk permintaan pengiriman sampel tepung sukun ke Jerman. Adapun Fiorellya by Dwee menjajaki peluang kerja sama dengan calon mitra dari Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Jepang, dan India.

Telkom akan melanjutkan pendampingan melalui berbagai program, termasuk dukungan Rumah BUMN Telkom, agar prospek yang diperoleh selama pameran dapat berkembang menjadi kerja sama bisnis konkret. Pendampingan tersebut juga diarahkan untuk membantu UMKM memenuhi kebutuhan pasar dan meningkatkan kesiapan ekspor.

Partisipasi dalam TEI 2026 merupakan bagian dari pilar ekonomi BISA Kreatif TelkomGroup untuk mendorong UMKM naik kelas dan memperluas jangkauan produk Indonesia ke pasar internasional. (mas)

Artikel Terkait