Jobstreet ingatkan risiko kebocoran data dalam rekrutmen digital

07:17:00 | 25 Okt 2026
Jobstreet ingatkan risiko kebocoran data dalam rekrutmen digital
JAKARTA (IndoTelko) - Jobstreet by SEEK mendorong penguatan keamanan data dalam proses rekrutmen digital dengan menekankan tanggung jawab bersama antara perusahaan, perekrut, platform, dan pencari kerja.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat 330.527.636 anomali trafik siber di Indonesia sepanjang 2024. Sementara itu, laporan INTERPOL untuk kawasan Asia dan Pasifik Selatan mencatat lebih dari 135.000 serangan terkait ransomware pada tahun yang sama. Meski anomali trafik tidak selalu menunjukkan insiden terkonfirmasi, data tersebut menegaskan pentingnya kebiasaan keamanan digital.

Dalam momentum Cybersecurity Awareness Month pada Oktober, Jobstreet menyoroti perlindungan informasi sejak pencari kerja membuat profil dan mengirimkan CV hingga perusahaan menyimpan data kandidat.

Bagi perusahaan, kebocoran informasi dapat mengancam privasi kandidat, kepercayaan publik, dan kelancaran rekrutmen. Sementara itu, pencari kerja perlu mewaspadai penyalahgunaan data dalam CV, seperti nomor identitas, alamat rumah lengkap, tanggal lahir, dan informasi rekening, yang berpotensi dimanfaatkan untuk penipuan atau pencurian identitas.

Integrasi Platform Dukung Perlindungan Data

Jobstreet by SEEK mengintegrasikan sejumlah tahapan rekrutmen dalam satu platform, mulai dari pencarian kandidat dan penyaringan hingga dukungan AI agentik untuk proses tertentu. Integrasi ini membantu mengurangi kebutuhan memindahkan informasi kandidat ke berbagai kanal eksternal. Keputusan strategis dalam perekrutan tetap berada di tangan manusia.

Platform ini juga menyediakan SEEK Pass, yang memungkinkan pencari kerja menampilkan kredensial terverifikasi, seperti identitas, riwayat kerja, dan pendidikan yang didukung, pada profil Jobstreet sesuai persetujuan pengguna. Dengan demikian, kebutuhan mengirimkan salinan dokumen sensitif berulang kali melalui email dapat dikurangi.

Tiga Langkah Melindungi Data saat Melamar Kerja

Jobstreet membagikan tiga langkah keamanan yang dapat diterapkan pencari kerja:

    •
    Batasi data pribadi. Hindari mencantumkan NIK, nomor rekening, alamat lengkap, atau informasi sensitif lain yang tidak diperlukan dalam CV. Gunakan kanal resmi dan tepercaya untuk mengirimkan lamaran, serta minta izin sebelum mencantumkan kontak referensi.
    •
    Perkuat keamanan akun. Gunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun, aktifkan autentikasi multifaktor (MFA) jika tersedia, serta manfaatkan pengelola kata sandi atau passkeyuntuk membantu menjaga kredensial.
    •
    Amankan perangkat dan jaringan. Hindari mengakses akun atau mengirimkan lamaran melalui jaringan Wi-Fi publik yang tidak aman. Gunakan koneksi tepercaya, perbarui peramban secara berkala, dan pertimbangkan alamat email khusus untuk aktivitas melamar pekerjaan.
Jobstreet menegaskan bahwa perlindungan data perlu menjadi bagian dari budaya kerja digital. Tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab, didukung kebiasaan keamanan yang baik dari pencari kerja, dapat membantu membangun proses rekrutmen yang lebih aman dan tepercaya. (mas)

Artikel Terkait