telkomsel halo

Zurich dan UNICEF ajak anak muda bangun koneksi sosial yang bermakna

06:41:00 | 27 Okt 2026
Zurich dan UNICEF ajak anak muda bangun koneksi sosial yang bermakna
JAKARTA (IndoTelko) - Zurich dan Z Zurich Foundation bersama UNICEF mendorong generasi muda membangun hubungan sosial yang sehat dan bermakna melalui kampanye global Turn Down the Noise. Inisiatif ini mengajak anak muda mengenali tekanan yang memengaruhi kesehatan mental serta berani mencari dukungan ketika menghadapi kesulitan.

Sebagai anggota pendiri Global Youth Mental Health Coalition yang dipimpin UNICEF, Zurich dan Z Zurich Foundation berperan dalam pengembangan kampanye tersebut. Di Indonesia, upaya ini terhubung dengan program Thriving Together yang dijalankan UNICEF Indonesia bersama pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dengan dukungan Zurich dan Z Zurich Foundation.

Meski terhubung secara digital, banyak anak muda masih menghadapi kesepian, tekanan sosial, dan kesulitan mencari dukungan. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh kekerasan, pelecehan, interaksi di ruang digital, penggunaan media sosial, serta penilaian orang lain.

Melalui platform interaktif TurnDownTheNoise.global, kampanye ini mengajak generasi muda mengenali inner noise atau kebisingan dalam diri yang dapat memengaruhi cara mereka memandang diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Kampanye tersebut juga menekankan bahwa membangun koneksi sosial dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti menghubungi teman, mengungkapkan perasaan, atau mendengarkan orang lain tanpa menghakimi. Namun, dukungan teman sebaya bukan pengganti penanganan profesional. Anak muda yang merasa kewalahan atau berada dalam situasi tidak aman didorong berbicara dengan orang dewasa tepercaya dan mencari bantuan dari tenaga profesional.

Program Thriving Together Jangkau 34 Provinsi

Kampanye Turn Down the Noise merupakan bagian dari upaya kolektif Global Coalition for Youth Mental Health, yang dibentuk dalam kerangka kemitraan Thriving Together antara Z Zurich Foundation dan UNICEF sejak 2021. Koalisi ini menargetkan jangkauan 150 juta anak dan kaum muda di 150 negara pada 2030 melalui berbagai inisiatif kesehatan mental dan kesejahteraan.

Di Indonesia, program Thriving Together berfokus pada penguatan kesehatan mental dan kesejahteraan psikososial remaja dengan melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

UNICEF Indonesia bersama BKKBN telah mendukung peningkatan kapasitas Forum Generasi Berencana (GenRe) di 34 provinsi. Program ini membekali remaja, orang tua, guru, dan pengasuh dengan pengetahuan untuk memperkuat ketahanan diri, mencegah kekerasan, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja.

Pada fase pertama, yang berlangsung pada 20212024, program tersebut menjangkau 318.048 individu di Indonesia. Fase kedua dimulai pada September 2024 dan dijadwalkan berlangsung hingga Desember 2027, dengan fokus memperluas implementasi serta mengintegrasikan pendekatan program ke dalam berbagai inisiatif pemerintah, termasuk program pembangunan keluarga.

Head of the Z Zurich Foundation, Gregory Renand, mengatakan tantangan kesehatan mental generasi muda membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Menurutnya, kolaborasi dengan UNICEF dan Global Youth Mental Health Coalition dapat menggabungkan jangkauan mitra global dengan pengalaman anak muda untuk memperkuat koneksi sosial.

Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Tini Nurianto, menambahkan bahwa kesehatan mental menjadi fondasi penting bagi generasi muda untuk berkembang. Melalui Thriving Together, Zurich ingin mendorong lingkungan yang aman dan suportif, sekaligus memperkuat peran keluarga, sekolah, dan komunitas dalam mengurangi stigma serta mendorong keberanian mencari bantuan.

Sementara itu, Kepala Perlindungan Anak UNICEF Indonesia, Muhammad Rafiq Khan, menekankan bahwa kesehatan mental remaja tidak hanya dipengaruhi ketahanan individu, tetapi juga lingkungan tempat mereka tumbuh. Keluarga, sekolah, masyarakat, dan platform digital memiliki peran dalam menciptakan hubungan positif, melindungi anak dari kekerasan, serta memastikan dukungan yang sesuai tersedia ketika dibutuhkan.

Melalui kampanye dan kemitraan tersebut, Zurich, Z Zurich Foundation, dan UNICEF mengajak generasi muda mengambil langkah pertama untuk membangun hubungan yang lebih bermakna dan mencari pertolongan ketika menghadapi masalah.

GCG BUMN
Bagi masyarakat yang mengalami atau mengetahui kekerasan terhadap anak, bantuan dapat diakses melalui Layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 milik Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Layanan tersedia melalui telepon 129 atau WhatsApp 08111-129-129 untuk memperoleh informasi, pendampingan, dan rujukan ke layanan yang sesuai. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories