JAKARTA (IndoTelko) - Harga Bitcoin (BTC) terkoreksi dalam 24 jam terakhir di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Berdasarkan analisis Panji Yudha, Financial Expert Ajaib, per Senin (23/2) pukul 08.00 WIB, BTC melemah 2,11% ke level US$66.745 atau sekitar Rp1,12 miliar.
Dominasi pasar Bitcoin (BTC.D) tercatat di 58,83%, sementara kapitalisasi pasar kripto global turun 1,87% menjadi US$2,26 triliun.
Dalam periode yang sama, sejumlah aset mencatat kenaikan signifikan. Adventure Gold (AGLD) melonjak 51,19%, Zeus Network (ZEUS) naik 27,85%, dan Pippin (PIPPIN) menguat 27,57%. Sebaliknya, MYX Finance (MYX) terkoreksi 20,90%, Tranchess (CHESS) turun 18,78%, dan Solar (SXP) melemah 16,90%.
Tekanan pasar meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif kenaikan tarif impor global menjadi 15%, dari sebelumnya 10%. Kebijakan ini mulai berlaku pada 24 Februari 2026 selama 150 hari. Keputusan tersebut diumumkan tak lama setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan darurat perdagangan pemerintah, menambah ketidakpastian menjelang rencana kunjungan resmi Trump ke Beijing pada 31 Maret 2026.
Sentimen negatif juga diperkuat oleh aksi jual dari pelaku industri. Salah satu perusahaan tambang kripto besar dilaporkan mengosongkan seluruh cadangan Bitcoin mereka, menjual produksi terbaru sebesar 189,8 BTC dan mencatatkan pengurangan bersih cadangan hingga 943,1 BTC.
Di sisi lain, ETF Bitcoin spot di AS mencatat arus keluar bersih selama lima pekan berturut-turut dengan total penarikan mencapai US$3,8 miliar. Pada pekan terakhir, outflow mencapai US$315,9 juta, mencerminkan langkah de-risking investor institusi di tengah tensi geopolitik.
Secara teknikal, Bitcoin diperkirakan bergerak dalam rentang US$65.000 hingga US$68.000 dalam waktu dekat. Ethereum berpotensi diperdagangkan di kisaran US$1.800 sampai US$2.000.
Untuk strategi perdagangan, Panji merekomendasikan akumulasi bertahap pada sejumlah altcoin. LINK (Oracle Network) dapat dipertimbangkan di area Rp144.000 dengan target Rp168.000 dan batas risiko Rp135.000. NEAR (Layer-1) berada di area entry Rp17.000 dengan target Rp21.000 dan stop loss Rp15.400. Sementara CC (Privacy) dapat dicermati di level Rp2.700 dengan target Rp3.150 dan batas risiko Rp2.500.
Investor disarankan tetap disiplin dalam manajemen risiko serta mencermati perkembangan kebijakan global yang berpotensi memicu volatilitas lanjutan di pasar kripto. (mas)