telkomsel halo

Digital Hub dukung program wirausaha Purwadhika & CCPIT

06:57:00 | 22 Jan 2026
Digital Hub dukung program wirausaha Purwadhika & CCPIT
BSD City (IndoTelko) Sinar Mas Land melalui Digital Hub memperkuat kolaborasi antara Indonesia dan Tiongkok dengan mendukung kerja sama strategis Purwadhika Digital Technology School dan China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui peluncuran Purwadhika x CCPIT Entrepreneur Program, yang bertujuan meningkatkan kapasitas wirausaha serta memperluas pemahaman bisnis lintas negara.

Program ini dirancang sebagai inisiatif jangka panjang untuk mendorong pertumbuhan usaha berkelanjutan, memperluas jejaring internasional, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi IndonesiaTiongkok. Kesepakatan kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara CEO & Founder Purwadhika Digital Technology School, Purwa Hartono, dan Director of Department of Trade and Investment Promotion of CCPIT Commercial Sub-council, Jason Xiong Canxin, yang berlangsung pada 14 Januari 2026 di BSD City.

Purwadhika x CCPIT Entrepreneur Program dijadwalkan resmi diluncurkan pada pekan kedua Februari 2026, dengan pembukaan pendaftaran peserta pada pekan kedua April 2026. Peserta program tidak hanya dibekali materi konseptual, tetapi juga pendampingan praktis, akses jaringan industri, serta peluang kerja sama langsung dengan pabrik di Tiongkok untuk memproduksi dan memasarkan merek mereka di Indonesia.

Kolaborasi ini sekaligus menegaskan peran Digital Hub sebagai ruang sinergi yang mempertemukan institusi pendidikan, pelaku usaha, dan mitra internasional dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang lebih kompetitif.

CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap, menyampaikan bahwa Digital Hub berkomitmen menjadi fasilitator kolaborasi global bagi para tenant. Menurutnya, kerja sama Purwadhika dan CCPIT sejalan dengan visi perusahaan dalam menciptakan dampak nyata bagi pengembangan bisnis dan talenta nasional.

“Kami meyakini kolaborasi lintas negara menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem entrepreneur Indonesia yang tangguh. Ke depan, Digital Hub akan terus mendukung inisiatif yang membuka akses pasar global dan meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal,” ujar Irawan.

Saat ini, pelaku usaha Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses ke pabrik OEM terpercaya di Tiongkok, minimnya pemahaman sistem manufaktur dan minimum order quantity (MOQ), hingga kendala kualitas, legalitas, dan ketergantungan pada perantara. Program ini diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut melalui pendampingan langsung dan koneksi industri yang lebih terstruktur.

Purwa Hartono menambahkan, program ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata bagi entrepreneur Indonesia dalam memahami proses bisnis ritel secara menyeluruh, langsung dari sumbernya. Ia juga menekankan pentingnya dukungan Digital Hub dalam mewujudkan kolaborasi strategis ini.

Sementara itu, Jason Xiong Canxin menilai potensi wirausaha Indonesia sangat besar untuk bersaing di pasar global. CCPIT, kata dia, berkomitmen membuka akses ke jaringan pabrik dan pemasok terpercaya di Tiongkok serta mendorong terciptanya kemitraan bisnis yang berkelanjutan.

GCG BUMN
Sebagai bagian dari ekosistem Digital Hub, Purwadhika Digital Technology School memainkan peran strategis dalam menjembatani pengembangan talenta dan kewirausahaan dengan peluang kolaborasi internasional. Inisiatif ini sekaligus mendukung visi Digital Hub dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai motor penggerak ekosistem, serta mengembangkan BSD City sebagai world-class education hub yang terintegrasi dengan industri dan mitra global. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories