telkomsel halo

ITSEC Asia gandeng ADIGSI luncurkan gerakan nasional ketahanan siber

05:59:00 | 15 Jan 2026
ITSEC Asia gandeng ADIGSI luncurkan gerakan nasional ketahanan siber
JAKARTA (IndoTelko) PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) bersama Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI) resmi memulai Gerakan Nasional Ketahanan Siber, sebuah inisiatif nasional yang ditujukan untuk memperkuat kesiapan keamanan siber Indonesia, sekaligus bagian dari rangkaian menuju ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026.

Program ini dirancang berjalan dalam dua tahap selama enam bulan pada 2026, dengan sasaran lebih dari 1.000 peserta yang berasal dari berbagai sektor, mulai lembaga pemerintah, BUMN, hingga perusahaan swasta. Peserta meliputi praktisi operasional hingga jajaran manajemen senior.

Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, menyebut bahwa tantangan keamanan siber saat ini tidak hanya menyangkut persoalan teknis, tetapi sudah berkaitan erat dengan kepemimpinan dan tata kelola organisasi.

“Lewat program ini, kami ingin membangun jalur pembinaan yang terstruktur dari tingkat operasional hingga pengambil keputusan, agar keamanan siber menjadi bagian dari budaya kepemimpinan organisasi,” jelasnya.

Deputi IV Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang juga Ketua Dewan Pengawas ADIGSI, Slamet Aji Pamungkas, menegaskan bahwa penguatan keamanan siber nasional membutuhkan komitmen bersama.

“Ketahanan siber nasional hanya bisa terwujud melalui kerja sama lintas sektor yang solid dan dukungan nyata para pimpinan,” ujarnya.

Ketua Umum ADIGSI, Firlie Ganinduto, menambahkan bahwa pihaknya berperan memastikan implementasi agenda keamanan siber nasional benar-benar berjalan di tingkat industri.

“Gerakan ini tidak hanya menyentuh aspek teknis, tetapi juga kepemimpinan, sehingga ekosistem digital di Indonesia dapat berkembang lebih kuat dan berkelanjutan,” katanya.

Menggabungkan Aspek Operasional dan Kepemimpinan

Gerakan Nasional Ketahanan Siber disusun sebagai program berkelanjutan sepanjang tahun 2026, yang mengintegrasikan kesiapan operasional dengan tata kelola kepemimpinan melalui dua tingkatan program, yaitu:

1. Pejuang Cyber Indonesia (Fundamental Level)

Berfokus pada peningkatan pemahaman dan kesiapan keamanan siber melalui workshop offline dan hybrid, diskusi studi kasus, hingga latihan simulasi serangan siber. Peserta dari kalangan manajer IT, tim keamanan, risk & compliance, serta organisasi dengan tingkat digitalisasi tinggi akan tergabung dalam jejaring nasional Pejuang Cyber Indonesia.

2. Cyber Champion Leadership Program (Leadership Level)

Ditujukan bagi pimpinan eksekutif melalui sesi workshop terbatas dan diskusi meja bundar tertutup, dengan target 50100 pemimpin senior lintas industri. Program ini mendorong peningkatan pemahaman risiko serta tata kelola siber di level strategis, dan akan berpuncak pada penyelenggaraan ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026.

GCG BUMN
Melalui program ini, ITSEC Asia dan ADIGSI berharap dapat memperkuat kesadaran keamanan siber secara nasional serta mendorong kolaborasi berkelanjutan antara industri, pemerintah, dan komunitas digital dalam mendukung transformasi digital Indonesia. (tep)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories