telkomsel halo

Dell gandeng VMware terapkan strategi edge dan multicloud

09:30:00 | 03 Sep 2022
Dell gandeng VMware terapkan strategi edge dan multicloud
Bisnis data dan aplikasi terus tumbuh dalam ekosistem multicloud yang terdiri dari berbagai lokasi edge, public cloud, dan TI on-premise.
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko)  -- Dell Technologies memperkenalkan solusi infrastruktur baru, yang dikembangkan bersama VMware, yang dapat menghadirkan kinerja dan otomatisasi yang lebih baik bagi organisasi/perusahaan yang menerapkan strategi edge dan multicloud.

“Pelanggan Dell menyatakan bahwa mereka perlu bantuan untuk menyederhanakan strategi edge dan multicloud mereka agar infrastruktur TI mereka bisa menghasilkan kinerja dan efisiensi yang lebih baik,” ujar Erwin Yusran, Data Center Solutions Lead, Dell Technologies, Indonesia. “Dell Technologies dan VMware telah melakukan banyak inisiatif kerja sama rekayasa yang mencakup beberapa bidang TI utama seperti multicloud, edge, dan keamanan, untuk membantu pelanggan kami bisa lebih mudah mengelola dan mendapatkan nilai tambah dari data mereka.”

Saat ini, bisnis data dan aplikasi terus tumbuh dalam ekosistem multicloud yang terdiri dari berbagai lokasi edge, public cloud, dan TI on-premise. Banyak organisasi/perusahaan telah mengadopsi pendekatan multicloud. Bahkan, diprediksi jumlah aplikasi yang beroperasi di edge akan tumbuh 800 persen pada 2024.1

“Riset global IDC menunjukkan banyak perusahaan kesulitan menyeimbangkan kerumitan dan biaya pusat data, edge, dan operasional cloud yang terus meningkat dengan tuntutan bisnis akan integrasi data, keamanan, dan kinerja aplikasi yang lebih baik yang tidak pernah berhenti,” kata Mary Johnson Turner, vice president research IDC, future of digital infrastructure agenda. “Semua perusahaan/organisasi menyadari mereka perlu sebuah model operasional yang konsisten dan terintegrasi erat dengan platform infrastruktur yang mendukung beban data canggih, berskala besar dan berbasis data.”

Dell memperkenalkan beberapa pembaruan sistem dan perangkat lunak VxRail yang mampu meningkatkan kinerja on-premise dan di edge, termasuk solusi DPU berbasis HCI satu-satunya di industri yang direkayasa bersama VMware.2

· Peningkatan kinerja sistem: Hasil dari rekayasa bersama VMware dan inisiatif Project Monterey membuat sistem VxRail kini mendukung perangkat lunak VMware vSphere 8 baru yang telah dirancang ulang untuk bekerja di DPU. Pelanggan dapat meningkatkan kinerja aplikasi dan infrastruktur jaringan serta TCO dengan memindahkan berbagai aktivitas tersebut dari sistem CPU ke DPU on-board baru.

· Mendukung beban kerja intensif: Sistem VxRail tertentu kini mendukung vSAN Enterprise Storage Architecture (ESA) baru dari VMware. Dengan peningkatan kinerja vSAN hingga empat kali lipat 3, pelanggan dapat mendukung aplikasi-aplikasi mission-critical dengan lebih baik.

· Sistem edge terkecil: Node modular rugged VxRail menghadirkan kinerja dan skalabilitas tinggi di sistem terkecil yang ada saat ini. 4 Node modular sangat ideal untuk penggunaan edge di beragam sektor, termasuk sektor kesehatan, energi dan utilitas, serta kota digital karena VxRail adalah perangkat keras on- board pertama di industri5 yang bisa dipasang di lokasi-lokasi dengan latensi tinggi dan bandwidth rendah.

“Meningkatnya permintaan layanan infrastruktur berbasis perangkat lunak untuk jaringan, storage, dan keamanan semakin membebani CPU yang sudah bekerja keras. Dengan semakin banyak aplikasi terdistribusi dan perlu sumber daya intensif dipasang di CPU (onboarded), muncul kebutuhan untuk menata ulang arsitektur pusat data untuk bisa sepenuhnya mendukung kebutuhan berbagai aplikasi tersebut,” kata Krish Prasad, senior vice president dan general managerCloud Infrastructure Business Group,

VMware. “Dell VxRail dengan VMware vSphere 8 akan menjadi fondasi untuk arsitektur pusat data generasi berikutnya dengan menjalankan layanan-layanan infrastruktur di DPU. Solusi ini bisa menghasilkan kinerja jaringan dan aplikasi yang lebih besar serta tingkat kecanggihan baru saat mengadopsi strategi keamanan Zero Trust untuk melindungi berbagai beban kerja tingkat enterprise modern.”

Dell Validated Design untuk AI – AutoML menggunakan AI untuk membuka akses ilmu data

Dell Validated Design untuk AI – Automatic Machine Learning (AutoML) menggunakan model pembelajaran mesin otomatis untuk membantu para ilmuwan data, apa pun tingkat keahlian mereka, mengembangkan aplikasi-aplikasi berbasis AI.

Solusi tersebut mencakup konfigurasi infrastruktur hyperconverge Dell VxRail yang telah teruji dan terbukti dengan perangkat lunak H2O.ai, NVIDIA, dan VMware untuk membantu pelanggan bisa lebih cepat mendapatkan wawasan dari data dengan otomatisasi yang menghadirkan model-model AI hingga 18x lebih cepat. 6

Bakti
Perusahaan/organisasi menyatakan Dell Validated Design untuk AI membuat time-to- value hingga 20 persen6 lebih cepat sehingga bisa membantu para ilmuwan data, apa pun tingkat keahlian mereka, untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi berbasis-AI dengan lebih cepat. VMware Tanzu di Dell Validated Design untuk AI menghadirkan keamanan container yang lebih baik dan memungkinkan pelanggan menjalankan AI di edge menggunakan layanan VMware Tanzu. (sar)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year